Yudas Sabaggalet: Mentawai Terbuka Bagi Pengusaha, Asal Tidak Merusak Lingkungan
  • Home
  • Berita
  • Yudas Sabaggalet: Mentawai Terbuka Bagi Pengusaha, Asal Tidak Merusak Lingkungan

Yudas Sabaggalet: Mentawai Terbuka Bagi Pengusaha, Asal Tidak Merusak Lingkungan

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet. (ers)

TUAEPIJAT – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terbuka menerima pengusaha yang datang berinvestasi ke Bumi Sikerei untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun dengan syarat tidak merusak lingkungan.

Ajakan itu disampaikan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat menerima kunjungan salah seorang istri konglomerat Ny. Anita Chairul Tanjung di dermaga pelabuhan Tuapeijat, Minggu (4/3).

Menurutnya, pada prinsipnya, Mentawai terbuka bagi siapa saja yang akan berinvestasi, akan tetapi tidak merusak lingkungan dan menjaga keasrian keindahan alam Bumi Sikerei. Begitu juga pihak investasi tidak hanya mengambil keuntungan di Mentawai, tetapi ada dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ia mengatakan, kalau tidak ada aral melintang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan segera dikeluarkan izin oleh Presiden. Ke depan, itu akan menjadi ‘PR’ bagi Pemkab Mentawai untuk mengembangkan kawasan pariwisata, karena Mentawai indah serta membawa kemakmuran bagi masyarakat Bumi Sikerei.

Dengan keberagaman umat beragama di Mentawai, Yudas selalu mengajak masyarakat untuk saling bahu-membahu bersatu memajukan daerah, karena mentawai sejak dulu telah terpupuk keberagaman.

“Mentawai itu aman. Tidak ada perselisihan antar umat beragama,” ungkapnya.

Lebih jauh, Yudas menyampaikan bahwa masih banyak objek-objek pariwisata yang belum disentuh. Oleh karena itu, Pemkab Mentawai sangat terbuka untuk investasi yang datang mengembangkan dunia pariwisata di daerah itu. Mentawai sendiri masih tertinggi tingkat kemiskinannya di Sumatera Barat, oleh karena itu sangat menginginkan investor masuk ke Mentawai untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga memacu Mentawai segera keluar dari daerah tertinggal.

Dengan adanya rencana Ny. Chairul Tanjung untuk menulis buku tentang Mentawai, Yudas berharap bisa sering datang ke Bumi Sikerei, dengan menjelajahi empat pulau besar di Mentawai. Dengan demikian, akan terlihat semua sisi kehidupan orang Mentawai, mulai dari pelosok hingga ke pusat kabupaten. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply