Warga Merasa Terbantu, Pasar Murah HBT Kalau Bisa Lebih Sering Diadakan
  • Home
  • Berita
  • Warga Merasa Terbantu, Pasar Murah HBT Kalau Bisa Lebih Sering Diadakan

Warga Merasa Terbantu, Pasar Murah HBT Kalau Bisa Lebih Sering Diadakan

Image

PADANG – Pasar Murah dan Bazar HBT-WHBT yang ditutup kemarin (Minggu, 27/3/2022) dinilai sangat membantu masyarakat di tengah terjadinya gejolak harga sejumlah bahan pokok. Warga berharap kegiatan sosial semacam itu bisa diadakan setiap tahun atau dua kali dalam setahun.

Seperti Warga Lubuk Buaya, Aman (53), mengungkapkan kelegaannya bisa mendapatkan paket sembako murah di HBT. Pasalnya, dalam beberapa hari belakangan sempat kesulitan mendapatkan bahan pokok seperti minyak goreng.

“Susah mendapatkan minyak goreng sekarang ini. Kalauun ada harganya lebih mahal dari biasanya, ” kata pria yang bekerja serabutan menafkahi keluarga itu.

Dengan adanya pasar murah di HBT tentunya cukup meringankan. Meskipun hanya bisa membeli satu paket sesuai ketentuan, tetapi itu bisa untuk memenuhi kebutuhan seminggu bagi keluarganya.

“Paket berisi beras, minyak goreng dan gula dari HBT bisa untuk seminggu, ” ujarnya.

Sementara Yani (40), warga Pasa Gadang berharap HBT mau mengadakan pasar murah setiap ada kenaikan harga kebutuhan pokok. Minimal dua kali setahun seperti saat – saat masuk puasa dan lebaran.

“Harapannya HBT sering mengadakan pasar murah. Setidaknya menjelang puasa dan lebaran. Apalagi saat bahan pokok harganya naik, ” ujar Yani.

Menanggapi hal itu, pihak HBT merespon baik antusiasme warga tersebut. Pasalnya, kegiatan yang diadakan kongsi Himpunan Bersatu Teguh (HBT) memang bertujuan sosial.

Seperti diungkapkan sekretaris HBT, Martin Makmur kepada media saat dihubungi, Senin (28/3/2022). Menurut Martin, bazar yang memang jadi kegiatan tahunan, kali ini dibarengi dengan kegiatan sosial berupa penjualan paket bahan pokok murah.

“Bazar yang merupakan agenda tahunan kali ini dibarengi dengan pasar murah sebagai kegiatan sosial dari kongsi (HBT),” kata Martin.

Dia menyebut, pasar murah dilakukan atas inisiasi Tuako Andreas Sofyandi yang merupakan pimpinan HBT pusat. Mengingat terjadinya gejolak harga terhadap sejumlah bahan kebutuhan pokok sehingga menambah beban yang dihadapi masyarakat.

“Pasar murah diinisiasi Tuako Andreas karena melihat kesulitan masyarakat terhadap naiknya sejumlah bahan pokok,” ujar Martin yang juga menjadi ketua pelaksana kegiatan pasar murah dan bazar tersebut.

Setidaknya 9.000 paket sembako sudah tersalurkan selama sepekan, guna membantu masyarakat di Kota Padang. Paket tersebut bernilai Rp. 150 ribu, namun dijual ke masyarakat dengan harga Rp. 100ribu saja. Isi paket terdiri dari beras kualitas bagus seberat 6 kg, minyak goreng 2 liter dan sebanyak 2 kg gula.

“Kami dari HBT ingin terus berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat. Mudah-mudahan ke depan bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik di Kota Padang maupun di tempat lain,” tukas Martin. (d)

Berita Terkait

Leave a Reply