

MENTAWAI – Salah satu tujuan pembangunan adalah mewujudkan kemandirian daerah dalam mensejahterakan masyarakat. Kemandirian menjadi harga diri daerah dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Dengan martabat daerah, mereka mampu bersaing dengan siapa-siapa di era globalisasi saat ini.
“Jangan pernah bangga menjadi daerah tertinggal dengan harapan banyak bantuan. Itu salah,” kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit di sela-sela kunjungan ke Kampus Politeknik Lampung, Program Study Luar Domisli Kepulauan Mentawai di Desa Bukit Panewa Kecamatan Sipora Utara, Rabu (21/3/2018).
Dikatakan Wagub, ia bangga dan senang dengan Akademi Komunitas Kepualauan Mentawai yang telah aktif perkuliahan dengan jumlah mahasiswa 156 orang. Adapun fasilitas gedung kampus sudah cukup memadai.
“Kita senang dengam program Bupati Mentawai yang mensekolahkan generasi muda di perguruan tinggi hingga bisa cerdas dan mampu ke luar pulau Sumatera. Akademi Komunitas ini dibutuhkan bagi masyarakat Mentawai yang tinggal di daerah, jika tidak mampu berkuliah di luar pulau Mentawai,” ungkap Wagub.

Dikatakan, keberadaan Akademi Komunitas Kepulauan Mentawai dinilai sebagai sebuah terobosan yang baik dari sosok Bupati Yudas Sabaggalet dalam menyikapi kebutuhan tenaga kerja untuk kemajuan pembangunan Mentawai. Pilihan mendirikan perguruan tinggi untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat daerah merupakan kebutuhan mempersiapan anak negeri di daerah sendiri.
Karena kondisi ekonomi, kemampuan masyarakat untuk bersaingi di luar daerah amat tinggi, maka pendidian Akademi Komunitas ini sebagai upaya layanan negara dalam bidang pendidikan bagi masyarakat di daerah. Dalam konteks meningkatkan daya saing dan menjadikan masyarakat Mentawai menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
“Sesuatu yang fundamental, membangun harga diri dan martabat daerah,” ujar Wagub.
Rintisan Akademi Komunitas Negeri Kepulauan Mentawai berdiri sejak tahun 2015, merupakan cikal bakal peguruan negeri pertama di daerah itu. Saat ini masih berstatus Program Studi Luar Domisili Kepulauan Mentawai dari Politeknik Negeri Lampung. AK Mentawai sebagai upaya mendidik putra putri Mentawai untuk dikembangkan secara profesional dalam tenaga kerja bidang peternakan dan teknologi pertanian. (rin/*)
Fot
Foto-foto: humas





