Tim KKP Turun ke Pessel Tindaklanjuti Usulan Bupati
  • Home
  • Berita
  • Tim KKP Turun ke Pessel Tindaklanjuti Usulan Bupati

Tim KKP Turun ke Pessel Tindaklanjuti Usulan Bupati

Aktifitas nelayan di perairan Mandeh Koto XI Tarusan. Bupati Pessel Rusma Yul Anwar mengajukan usulan ke Menteri KKP terkait peningkatan perekonomian nelayan dan modernisasi alat tangkap. (febry)

PAINAN – Upaya Bupati Pesisir Selayan Rusma Yul Anwar mengetuk pintu kementerian demi kementerian di Jakarta beberapa hari lalu mulai membuahkan hasil. Salah satu yang merespon cepat usulan adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono mengutus tim untuk berkunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan. Kunjungan tim KKP tersebut diterima oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pesisir Selatan Andi Syafinal untuk membicarakan terkait usulan yang disampaikan ke kementerian.

“Respon cepat dari kementerian (KKP), langsung menurunkan tim untuk menindaklanjuti usulan yang disampaikan beberapa hari lalu oleh Bupati,” kata Andi Syafinal, Rabu (21/4/2021).

Dia menjelaskan, tim KKP dalam kunjungan tersebut membicarakan beberapa usulan yang disampaikan oleh Pemkab Pesisir Selatan. Pertama mengenai bantuan kendaraan Thermoking roda enam untuk Koperasi Suci Samudera, Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti tahun anggaran 2021.

Selain itu, juga membahas rencana bantuan gudang berpendingin (cold storage) berkapasitas 100 sampai 150 ton untuk tahun 2022. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar kepada Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono tanggal 12 April 2021 lalu.

Lebih jauh, dia memaparkan, pembicaraan dengan tim KKP tidak lepas dari berbagai usulan yang disampaikan oleh Bupati Pessel Rusma Yul Anwar dalam pertemuan dengan Menteri KKP tersebut. Rusma Yul Anwar dalam pertamuan dengan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan berbagai rencana peningkatan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumber daya kelautan dan perikanan.

Kabupaten Pesisir Selatan dengan garis pantai sepanjang lebih kurang 240 kilometer memiliki potensi perikanan dan kelautan yang sangat besar. Selain, tentu saja memiliki potensi wisata bahari yang juga bisa digarap secara bersamaan.

Dukungan yang dibutuhkan dalam menggenjot perekonomian masyarakat melalui potensi sumber daya alam tersebut adalah sarana prasarana untuk pengelolaan perikanan tangkap dan budidaya perikanan darat. Baik dari sisi peralatan penangkapan maupun teknologi terapan serta pengolahan hasil.

Termasuk juga revitalisasi pasar ikan dan modernisasi peralatan nelayan. Pemkab Pessel berharap usulan tersebut dapat direalisasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). (Zal)

Berita Terkait

Leave a Reply