SMK SMAK Padang Lantik 261 Lulusan, Menperin: Masa Depan Kemajuan Industri
  • Home
  • Berita
  • SMK SMAK Padang Lantik 261 Lulusan, Menperin: Masa Depan Kemajuan Industri

SMK SMAK Padang Lantik 261 Lulusan, Menperin: Masa Depan Kemajuan Industri

SMAKPA (2)

PADANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) Padang kembali melahirkan ratusan analis kimia kompeten yang siap bersaing di dunia usaha dunia industri (DUDI). Menyusul pelaksanaan pelantikan 261 lulusan sekolah vokasi naungan Kementerian Perindustrian tersebut, Kamis (16/07/2026).

Prosesi pelantikan lulusan tahun ini dilaksanakan serentak yang diisi studium general (kuliah umum) oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita secara virtual. Diikuti 2.631 lulusan dari 9 SMK SMAK dan SMK SMTI seluruh Indonesia di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian.

Dalam sambutannya yang berlangsung secara dalam jaringan (daring) itu, Agus Gumiwang mengatakan, masa depan industri Indonesia berada di tangan generasi hari ini, yaitu para lulusan yang merupakan SDM terampil dan kompeten, terutama lulusan pendidikan vokasi industri.

“Masa depan industri Indonesia ada di tangan kalian, kami hanya mengantarkan dengan memberikan bekal melalui pendidikan,” sebutnya.

Ia juga menekankan, industri membutuhkan SDM, begitu juga laboratorium membutuhkan analis. Para analis yang lulus hari ini adalah yang bakal mengisi posisi itu.

“Tidak ada industri tanpa SDM, tidak ada laboratorium tanpa analis, tidak ada analis tanpa pendidikan yang mumpuni,” ujarnya.

wisuda smakpa
Atas: Menperin RI Agus Gumiwang
Bawah: Kepala SMK SMAK Padang Silvania Lorina. (ist)

Lebih lanjut, Agus Gumiwang berpesan agar para lulusan percaya diri menghadapi dunia kerja. Sebab, lulusan sekolah vokasi industri bukan adalah satu syarat utama kemajuan industri.

“Kinerja kalian tidak akan kalah dari lulusan perguruan tinggi. Kalian harus memastikan setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan baik. Kalian adalah orang-orang di balik angka dan proses yang sangat menentukan. Di situlah industri modern yang kuat dibangun. Kalian bukan pelengkap, tetapi salah satu syarat utama kemajuan industri,” ujarnya.

Kepala BPSDMI Kemenperin, Doddy Rahadi mengatakan lulusan SMK SMAK dan SMK SMTI sudah berkiprah di industri global. Para alumni diterima pada perusahan internasional di lebih dari 21 negara. Pencapaian tersebut tentu saja karena kompetensi yang dimiliki sebagai hasil dari pendidikan vokasi yang diterapkan saat ini.

“Lulusan kita sudah bekerja di industri – industri besar internasional yang tersebar lebih dari 21 negara. Hal itu karena kompetensi yang dimiliki. Hasil pendidikan vokasi yang kita terapkan selama ini,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala SMK SMAK Padang, Silvania Lorina, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian luar biasa para anak didiknya. Baru saja pengumuman kelulusan pada 4 Mei sudah 153 lulusan yang terserap bekerja di perusahaan – perusahaan mitra.

“Dari 261 lulusan yang dilantik hari ini, sebanyak 153 sudah terserap bekerja sejak awal kelulusan. Selebihnya hari ini ada yang dalam proses rekrutmen dan memang melanjutkan pendidikan,” katanya.

Dia menjelaskan, para lulusan yang memilih melanjutkan pendidikan karena memang memiliki nilai terbaik dan memperoleh beasiswa. Selain diterima di Universitas Indonesia ada yang melanjutkan ke IPB University dan kampus ternama di dalam negeri lainnya.

“Bahkan lulusan terbaik dan siswa teladan kami, Muhammad Dafa Kayana, mendapatkan beasiswa penuh di kampus bergengsi di Tiongkok, yaitu Nanjing University,” ulasnya.

Adapun yang lebih membanggakan, perusahaan alumunium Rusia, Rusal yang melaksanakan perekrutan tenaga kerja juga membidik lulusan SMK SMAK Padang. Alhasil, sebanyak 14 lulusan SMAKPA tahun ini akan resmi bekerja di perusahaan raksasa negara Mr. Putin tersebut.

“Ada14 orang yang sudah resmi diterima dan ada 4 orang lagi yang masih menunggu persetujuan,” kepala SMK SMAK Padang yang masih anyar itu.

Prosesi pelantikan lulusan SMK SMAK Padang Aangkatan 58 yang berjuluk “ASTAREKSA BUMANTARA” itu berlangsung khidmat. Bertempat di Ballroom ZHM Premier Hotel. Dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang serta para orang tua siswa. DU

Berita Terkait

Leave a Reply