
PADANG – Semua lulusan Sekolah Menengah Kejuruan – Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK-SMAK) Padang tahun 2016 tidak ada lagi yang menganggur. Sebanyak 226 lulusannya telah bekerja pada perusahaan -perusahaan ternama di tanah air dan luar negeri.
Menurut Kepala SMK – SMAK Padang, Sih Parmawati, untuk lulusan tahun 2016, hampir seratus persen siswanya direkrut langsung oleh sejumlah perusahaan. Terakhir, sebanyak 17 orang lulusan tahun ini yang masih tersisa dari 226 tersebut juga telah diboyong oleh PT Permata Hijau Group, kemarin.
“Semua lulusan kami sudah bekerja. Sisanya, sebanyak 17 orang direkrut perusahaan pengelola komoditas sawit kemarin, ” kata Sih Parmawati saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/9).
Ia menambahkan, hanya beberapa siswa yang memilih melanjutkan ke perguruan tinggi. Itupun karena memang mereka mendapat peluang dan diundang perguruan tinggi tersebut.
“Hanya beberapa orang di antaranya melanjutkan kuliah karena mendapat undangan, ” sebutnya.
Adapun perusahaan yang merekrut, umumnya adalah perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan SMK di bawah Kementerian Perindustrian itu. Kerjasama yang dijalin dengan perusahaan termasuk praktek kerja industri dan perekrutan lulusan.
“Perusahaan yang menjalin kerja sama juga sudah mengetahui kualitas lulusan SMAK Padang. Di samping mereka telah memiliki sertifikat analis juga punya kompetensi yang mumpuni di dunia kerja, ” imbuh Sih Parmawati.
Sementara itu, Human Resources Development (HRD) PT. Permata Hijau Group menyebut, lulusan SMAK Padang adalah tenaga andal yang dibutuhkan perusahaannya. Hampir setiap tahun pihaknya selalu melakukan rekrutment langsung ke sekolah itu.
“Lulusan SMAK Padang sangat kami butuhkan dan menjadi andalan pada beberapa divisi di perusahaan kami, ” sebutnya.
Bersamaan dengan rekrutmen lulusan, SMAK Padang juga menggelar pelatihan penyusunana karya tulis bagi siswanya. Hal itu bertujuan untuk melahirkan lulusan yang memiliki kepiawaian di bidang analisis dan penelitian serta mampu membuat karya tulis ilmiah nantinya.
Pihak sekolah mendatangkan nara sumber yang kompeten dari kampus ternama, yaitu Dr. Edy Dwi Kurniati, dosen di Universitas Darul Ulum, Islamic Center Semarang. (der)






