
AGAM- Semarak malam takbiran di Ibu Kota Kabupaten Agam, Lubuk Basung begitu terasa. Sejak Sabtu (10/8) menjelang Isya, masyarakat dari berbagai penjuru mulai berdatangan ke sejumlah area di kawasan Padang yang mana menjadi titik pusat berlangsungnya pawai takbiran.
Pawai takbiran ini dilepas langsung oleh Bupati Agam Indra Catri, didampingi Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi, Kakan Kemenag Agam Edi Oktaviandi, Sekda Agam Martias Wanto, unsur Forkopimda serta Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Agam.
Pawai malam takbiran memang telah menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyemarakkan momen Idul Adha maupun Idul Fitri.
Pantauan Padangmedia.com, lautan manusia mulai tumpah ruah untuk menyaksikan pawai hari raya besar tersebut.
Rute yang ditempuh peserta pawai diantaranya, start di depan Masjid Agung Nurul Fallah, Simpang Tigo, Lapau Talang, Simpang IV Tangah, Polres Agam dan finish depan Masjid Agung Nurul Fallah.
Kabag Kesra Setda Agam Syatria mengatakan, antusias masyarakat atau peserta pawai tahun ini sangat luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan jumlahnya melebihi pawai takbiran hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Pawai takbiran tahun ini diikuti 74 grup yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, TPA/MDA, remaja masjid dan majelis taklim, dengan jumlah peserta berdasarkan catatan pendaftaran sekitar 2.500 orang,” ujarnya kepada padangmedia.com, Sabtu (10/8).
Dikatakan Syatria, pawai takbiran tidak hanya sekedar berpawai, tetapi kegiatan ini juga dilombakan dengan menyediakan sejumlah tabanas dan tropi bagi pemenang.
“Penilaian dilakukan terhadap penampilan takbir, kekompakan dan hiasan yang digunakan. Tim penilai dari Kemenag Agam, LPTQ dan MUI Lubuk Basung,” jelasnya.
Sebagai hadiah lomba, juara I akan mendapatkan 3 juta rupiah, juara II akan mendapatkan 2 juta rupiah dan 1 juta rupiah untuk juara III. Setiap grup juga dibantu uang transportasi oleh Baznas Agam. (fajar)






