
PADANG-Merebaknya isu terkait undangan aksi “Bakar Seribu Lilin” yang akan digelar di Monumen Gempa pada malam ini (Senin, 15/5) menghebohkan warga Kota Padang. Rencana aksi yang mengusung Padang Peduli NKRI ini sebelumnya mencuat di media sosial dan mengundang beragam tanggapan.
Puluhan warga dari lintas lembaga dan organisasi kemasyarakatan (ormas) sempat mendatangi markas Polresta Padang. Salah satu ormas yang menolak adalah Pemuda Panca Marga (PPM). Ketua PPM Kota Padang Yudha Putra menyatakan denga tegas menolak aksi tersebut.
“Kita sudah menyatakan dengan tegas menolak aksi yang disinyalir dilakukan simpatisan Ahok ini,” katanya.
Ormas-ormas termasuk PPM mendesak pihak kepolisian agar aksi tersebut dicegah. Pasalnya, Kota Padang adalah kota yang damai dan tidak membutuhkan aksi yang tidak jelas tujuannya itu.
“Kami tidak butuh aksi seperti itu dan tidak ingin ada pihak yang merusak kedamaian di kota ini. Kami cinta NKRI dan cinta Kota Padang,” tegasnya.
Dia bersyukur pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang telah menyatakan tidak mengizinkan kegiatan tersebut.
Sementara itu Kasi Trantib Kecamatan Padang Barat Noverman telah memantau kawasan tersebut sejak siang. Pihaknya juga sudah langsung konfirmasi ke sejumlah sekolah yang diisukan siswanya akan ikut aksi tersebut.
“Pihak sekolah menegaskan tidak benar siswa mereka akan terlibat dalam aksi tersebut,” kata Noverman. (der)






