Satu Pasien Meninggal di RSAM Belum Dapat Dipastikan Positif Covid-19
  • Home
  • Berita
  • Satu Pasien Meninggal di RSAM Belum Dapat Dipastikan Positif Covid-19

Satu Pasien Meninggal di RSAM Belum Dapat Dipastikan Positif Covid-19

Suasana RSAM Bukittinggi

BUKITTINGGI – Satu orang pasien di ruang isolasi Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittingi, Sumatera Barat meninggal dunia, Senin (30/3/2020). Pasien meninggal ini belum bisa dipastikan terpapar corona virus disease (Covid-19) karena hasil uji lanoratorium belum keluar.

“Pasien meninggal ini belum bisa dipastikan terpapar corona karena hasil uji laboratorium belum keluar,” kata Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Dia menerangkan, pasien berjenis kelamin perempuan itu memiliki riwayat kesehatan terkena penyakit stroke. Pasien memang dirawat di ruang isolasi, sudah lama menderita penyakit stroke.

“Pasien masuk rumah sakit kemarin dan sudah diambil swab untuk diuji. Pada Pebruari 2020, anak pasien pulang dari Jakarta untuk membantu merawat lalu kembali ke Jakarta pada Maret 2020,” lanjutnya.

Kemudian, pada tanggal 15 Maret, anak pasien kembali pulang ke Bukittinggi untuk merawat orangtuanya. Selang beberapa hari, kondisi ibunya (pasien, red) menurun.

Pada tanggal 24 Maret, pasien mengalami peningkatan suhu tubuh. Pihak keluarga memutuskan untuk membawa pasien ke rumah sakit pada tanggal 28 Maret 2020.

“Pasien sudah diambil swab untuk diuji. Namun hasil uji belum keluar, pasien sudah meninggal,” ujar Ramlan.

Ramlan mengharapkan, masyarakat tidak perlu panik menyikapi berbagai informasi terkait corona. Masyarakat diminta untuk mempedomani informasi dari pemerintah, tidak memercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Masyarakat jangan terpengaruh oleh berbagai isu yang tidak jelas atau hoax sehingga menimbulkan kepanikan. Jadikan informasi dari pemerintah sebagai acuan,” imbaunya.

Wakil ketua Tim Siaga Covid-19 dr. Deddy Herman membenarkan, pasien baru yang meninggal tersebut belum bisa dipastikan positif.

“Pasien baru masuk dan baru diambil sampel swab untuk diuji di labor. Jadi belum bisa dipastikan positif, sebelum keluar hasil uji labor,” katanya. (y/f)

Berita Terkait

Leave a Reply