
PADANG – Lima Rukun Tetangga (RT) di lingkungan Rukun Warga (RW) 07 Kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur Kota Padang menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk tingkat SD dan SLTP. MTQ tersebut diselenggarakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1437 sekaligus dalam mendukung program Hafal Al-Qur’an Pemerintah Kota Padang.
Ketua Panitia MTQ RW 07 Parak Gadang Timur Edi Veri Agna menyampaikan, terselenggaranya MTQ RW 07 tidak terlepas dari dukungan semua pihak. MTQ diikuti oleh 20 orang peserta dari lima RT yang ada di RW 07.
“MTQ ini sekaligus sebagai upaya memotivasi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an, terselenggara berkat dukungan dari semua pihak dengan pendanaan bersumber dari swadaya masyarakat,” kata Edi dalam laporan saat pembukaan MTQ, Minggu (29/5).
Pembukaan MTQ RW 07 Parak Gadang Timur tersebut terlihat dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Helmi Moesim, Camat Padang Timur Ances Kurniawan, Lurah Parak Gadang Timur Edi Andri dan Ketua LPM Padang Timur Defri Naldi.
Camat Padang Timur Anches Kurniawan memberikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tersebut. Kegiatan itu bisa memotivasi masyarakat untuk mewujudkan generasi muda yag religius.
Dia kembali mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Padang telah memberikan prioritas kepada para penghafal Al-Qur’an dalam melanjutkan pendidikan. Siswa penghafal Al-Qur’an diberikan kemudahan masuk ke sekolah yang diinginkan tanpa tes. Bagi siswa SLTA yang masuk perguruan tinggi, Pemko Padang juga telah memiliki komitmen dengan sejumlah perguruan tinggi negeri yang ada di Kota Padang.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang Helmi Moesim mengharapkan, dengan kegiatan MTQ dapat melahirkan bibit- bibit muda penghafal Al-Qur’an. Dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menggiatkan upaya-upaya mendorong generasi muda dalam menempa pribadi yang religius sehingga terhindar dari pengaruh negatif.
“Kami sebagai anggota DPRD sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga ini menjadi pendorong bagi kelurahan lain untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing,” ajaknya. (baim).






