
PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan belasungkawa masyarakat Sumbar atas tragedi kerusuhan yang menewaskan perantau Pesisir Selatan di Wamena, Papua.
Ungkapan dukacita itu disampaikan Nasrul Abit saat menyambut kedatangan jenazah di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (26/9/2019) sore.
Enam dari delapan jenazah korban kerusuhan di Wamena (Senin, 23/9) tiba di Bandara Internasional Minangkabau dari Bandara Sentani, Jayawijaya dengan dua penerbangan. Empat jenazah sampai di BIM dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia sementara dua lagi dengan pesawat Lion Air, setelah transit di Bandara Soekarno – Hatta.
“Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Sumatera Barat, kami menyampaikan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara – saudara kita di Wamena. Semoga diberi tempat yang layak di sisi Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan ikhlas melepas kepergian para korban,” kata Nasrul didampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.
Nasrul mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pemulangan jenazah. Dia menyebut, pemberangkatan dari rumah sakit ke Bandara sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Wamena. Sementara untuk penerbangan dibantu oleh Angkasa Pura.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak terutama kepada pemerintah kabupaten Wamena dan PT Angkasa Pura yang telah membantu pemulangan jenazah,” ungkapnya.
Setelah disambut di BIM, seluruh jenazah diserahkan kepada Bupati Pesisir Selatan untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Ambulan dari BIM ke Pesisir Selatan disediakan oleh Pemkab Pesisir Selatan.
Enam jenazah yang sudah sampai tersebut adalah Ibnu, Iwan, Hendra, Yapet dan Novriani dan Anto. Sementara dua jenazah lainnya, Yoga dan Rizki direncanakan sampai malam nanti sekitar pukul 22.00 Wib dengan pesawat Batik Air. (fdc)





