AGAM – Hampir memasuki Ramadhan 1438 Hijriyah, Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, mengimbau masyarakat mewaspadai kebakaran.
“Kami mengimbau khususnya kaum ibu rumah tangga jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala saat pergi ke masjid atau beristirahat malam. Ini perlu diperhatikan untuk menghindari kebakaran,” kata Kepala Bidang (Kabid) Damkar, Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Yunaidi, kepada padangmedia.com, di Lubuk Basung, Kamis (11/5).
Yunaidi mengatakan, pemicu kebakaran sering terjadi karena kelalaian pemilik rumah. Terkadang ibu-ibu rumah tangga lupa mengontrol kompor setelah memasak menu berbuka puasa atau usai masak sahur.
Dikatakan, penggunaan alat elektronik rumah tangga juga memiliki risiko lebih tinggi terhadap kebakaran. Banyak peristiwa kebakaran yang terjadi di Agam berawal dari arus pendek listrik.
“Penggunaan alat elektronik harus ekstra hati-hati, apalagi sering terjadi pemadaman listrik tanpa terjadwal yang tidak mustahil terjadi pemicu kebakaran,”ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan berhati-hati menyalakan kembang api yang dilakukan anak-anak, karena dikhawatirkan akan memicu terjadinya kebakaran.
“Kami telah menyiagakan personel pemadam kebakaran sebagai upaya membantu jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran,”pungkasnya.
Jika masyarakat mendapati musibah kebakaran di Kabupaten Agam, dapat menghubungi : (0752) 66113 untuk daerah Lubuk Basung dan sekitarnya, (0752) 744 4236 untuk daerah Sungai Tanang, (0752) 66113 untuk Daerah Tiku dan (0752) 744 4236 untuk daerah Biaro. (fajar)







