
PADANG – Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kota Padang berkomitmen meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam perannya untuk pengembangan UKS. Hal itu dilakukan dalam rangka menyongsong Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional, Tingkat Provinsi dan Kota pada 2019 ini.
“Melalui Rapat Kerja Daerah Tim Pembina UKS, kembali tingkatkan koordinasi dan sinergi antar tim pembina dalam perannya untuk pengembangan UKS,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Barlius mewakili Walikota Padang pada pembukaan Rakerda Tim Pembina UKS di Hotel Kawana, Senin (22/07/2019).
Barlius mengatakan, menyusul akan berakhirnya masa bakti Sekretariat Tim Pembina UKS/M 2014-2019 perlu dibentuk periode yang baru (2019-2023). Tentunya melibatkan semua perangkat daerah yang tergabung dalam Peraturan Bersama 4 Kementerian.
“Sebagai Tim Pembina UKS yang berperan penting dalam pelaksanaan program UKS harus aktif sesuai tugas masing-masing,” kata Barlius.
Selain itu, lanjut Barlius, instansi yang tergabung dalam tim pembina UKS, baik tingkat Kota Padang maupun kecamatan agar mengalokasikan anggaran pembinaan dan pengembangan UKS.
“Sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing instansi diharapkan nengalokasikan anggaran pembinaan dan pengembangan. Pihak sekolah agar mengupayakan pula untuk melengkapi sarana dan prasarana ruang UKS di sekolah,” tukasnya.
Adapun sekolah yang ikut LSS Tingkat Nasional 2019 dan dilakukan penilaian pada 5 dan 6 Agustus 2019 mendatang yaitu:
1. TK Adhiyaksa XXVI dan Sekretariat TP-UKS Kecamatan Padang Barat;
2. SDN 08 Surau Gadang Nanggalo dan Sekretariat TP-UKS Kecamatan Nanggalo.
LSS 2019 Tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti oleh:
1. TK Semen Padang dan TP-UKS Kecanatan Lubuk Kilangan;
2. SDN 29 Ganting dan Sekretariat TP-UKS Kecamatan Padang Timur;
3. SMPN 11 Padang dan Sekretatiat TP-UKS Kecamatan Lubuk Kilangan;
4. SMA Semen Padang dan Sekretariat TP-UKS Kecamatan Lubuk Kilangan.
LSS tingkat Kota Padang sendiri akan dilakukan penilaian pada minggu pertama bulan Oktober 2019 mendatang. Untuk tingkat kota akan diikuti 44 sekolah dari empat jenjang pendidikan, merupakan utusan dari 11 kecamatan.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Sekretatiat Daerah Kota Padang, Jamilus mengatakan, menghadapi LSS tersebut perlu bersama mencarikan solusi dari permaslahan yang dihadapi oleh sekolah dan TP-UKS. Hal itu guna memastikan pelaksanaan lomba sukses dan sekolah yang diutus berhasil meraih penilaian terbaik.
“Melalui rakerda ini, kami berharap mendapatkan solusi bersama dari permasalahan yang dihadapi agar LSS sukses dan mendapatkan hasil terbaik,” tukas Jamilus.(der)






