Putri, Korban Kerusuhan Wamena, Dijenguk Bupati Pessel
  • Home
  • Berita
  • Putri, Korban Kerusuhan Wamena, Dijenguk Bupati Pessel

Putri, Korban Kerusuhan Wamena, Dijenguk Bupati Pessel

PADANG – Putri (28) warga asal Lakitan, Kabupaten Pesisir Selatan, merupakan korban kerusuhan Wamena, Papua beberapa waktu lalu. Saat ini Putri dirawat di RSUP Dr. M. Djamil karena mengalami luka bakar dan terkena anak panah.

Kendati sempat trauma, namun Putri berusaha kembali bangkit. Bila sudah pulih dan dioerbolehkan pulang dia ingin kembali memulai kehidupan yang baru.

“Saya tidak ingin terus bersedih. Saya harus memulai hidup baru lagi,” ungkap Putri saat dikunjungi Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di tempatnya dirawat, Ahad (13/10/2019).

Kepada pemimpin Pessel itu, Putri menceritakan peristiwa tragis yang dialaminya. Sekelompok orang membakar toko dan membunuh anak dan suaminya.

“Semuanya sudah habis, Pak. Toko sudah terbakar. Anak dan suami telah tiada,” katanya.

Kendati sedih dan trauma, tapi ia berusaha tegar untuk memulai lagi kehidupan baru.

“Memang sedih, tapi awak harus memulai hidup baru lagi, Pak,” kata Putri.

Saat ini harapannya bagaimana cepat sehat dan bisa pulang ke rumah berkumpul dengan orang tua dan kerabat yang lain di kamoung halaman.

Bupati Hendrajoni terlihat haru mendengar cerita Putri.

“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa Putri,” kata Bupati Hendrajoni.

Meski mengalami musibah yang memilukan, ia berharap Putri tetap bersemangat. Dia berdoa agar Putri bisa secepatnya pulih dan berkumpul dengan keluarganya di Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang.

Pada kesempatan itu Hendrajoni menyerahkan bantuan kepada Putri.

Terkait kerusuhan di Wamena yang berdampak pada ratusan perantau asal Pesisir Selatan, dirinya mengaku terus berkomunikasi dengan pejabat pusat. Pihaknya mengupayakan bantuan usaha bagi para korban.

Adapun, Putri mendarat di Bandara Internasional Minangkabau pada Kamis (10/11) lalu, sekira 18.00 WIB. Sebelumnya Putri mendapat penanganan medis dari salah satu rumah sakit di Jayapura.

Kedatangaannya langsung disambut oleh tim Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dari Puskesmas Lubuk Buaya sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang.

Tim berjumlah empat orang tersebut menyiapkan ambulans, dan sejumlah alat medis seperti alat bantu pernapasan, infus, dan lainnya. (zal)

Berita Terkait

Leave a Reply