Pupuk Persaudaraan, Polres Mentawai Lakukan Aksi Bersih di Gereja Santo Petrus
  • Home
  • Berita
  • Pupuk Persaudaraan, Polres Mentawai Lakukan Aksi Bersih di Gereja Santo Petrus

Pupuk Persaudaraan, Polres Mentawai Lakukan Aksi Bersih di Gereja Santo Petrus

Aksi bersih bersih yang dilakukan Polres Mentawai di Gereja Santo Petrus Tuapeijat. (ers)

MENTAWAI – Untuk menjaga kerukunan umat beragama, Kapolres Mentawai bersama jajarannya melakukan aksi bersih-bersih rumah ibadah di Gereja Santo Petrus Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pada aksi bersih-bersih tersebut, personil melakukan pemungutan sampah di pekarangan serta membersikan bagian dalam gereja dengan melakukan pengepelan lantai gereja.

Kapolres Mentawai, AKBP. Hendri Yahya mengatakan, kegiatan bhakti sosial merupakan kepedulian dalam menjaga hubungan antar umat beragama. Kegiatan tersebut, katanya, akan dilakukan secara berkesinambungan pada rumah-rumah ibadah lain yang berada di Bumi Sikerei.

‘Mari kita ciptakan rasa kebersamaan, sehingga hubungan antar umat beragama di Bumi Sikerei selalu tetap terjaga,” kata Hendri Yahya usai melakukan aksi bersih-bersih di Gereja Santo Petrus Tuapeijat, Minggu (2/9).

Dikatakan, kegiatan itu akan terus dilakukan untuk menciptakan kebersamaan dan persaudaraan bersama anggota polisi dengan masyarakat. Dengan keberagaman di Mentawai, diharapkan tidak ada perpecahan sehingga situasi kondusif aman dan nyaman selalu terjaga.

Sementara, Pimpinan Ordo Carmel Regional Sumatera, Pastor Anton Manik mengatakan, kegiatan aksi bersih oleh Polres Mentawai sangat baik untuk diapresiasi. Bagaimanapun, katanya, polisi dan masyarakat adalah satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia yang saling bekerjasama dalam satu keluarga.

Menurutnya, dalam konteks kebersamaan, tidak dilihat ketakutan dalam hal negatif, akan tetapi perlu dipupuk persaudaraan sejati. Dengan demikian, konflik-konflik akan semakin jauh dan pengaruh dari luar yang akan mengadu domba juga tidak berani masuk.

“Persaudaraan sejati ini yang harus ditanamkan dalam hal kerjasama,” ucap Pastor Anton manik.

Ia menambahkan, di dalam hidup semuanya bersaudara. Justru iman harus diaplikasikan dalam hidup persaudaraan dengan siapapun tanpa adanya sekat-sekat. “Apalagi kita NKRI. Tugas kerjasama tersebut bukan hanya tugas polisi atau pemerintah saja, akan tetapi tugas kita bersama sebagai bangsa Indonesia,” tukasnya. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply