
PADANG- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada atlet dan seluruh kontingen atas perjuangannya selama mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Prestasi yang dicapai dan kelemahan yang terjadi seluruhnya merupakan dinamika yang biasa dilalui dalam mencapai keberhasilan.
“Memang pada PON XX Papua, Sumbar tidak mencapai target namun semua itu adalah dinamika. Prestasi dan kegagalan akan menjadi bahan evaluasi untuk ke depan lebih baik lagi,” kata Mahyeldi, Selasa (19/10/2021).
Dia mengungkapkan, pasang surut perolehan medali tidak hanya dialami Sumbar. Daerah lain juga banyak yang mendapatkan medali kurang dari perolehan PON sebelumnya.
Pada PON XX Papua, Sumbar hanya berhasil meraih 8 medali emas, sementara target adalah 16 medali emas. Medali perak yang berhasil dikumpulkan Sumbar sebanyak 12 medali dan 18 medali perunggu.
Menurut Mahyeldi, medali pada PON kali ini sebagian besar diborong oleh tuan rumah serta provinsi lain yang memang kuat dari dulunya seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Timur.
Khusus di Sumatera, beberapa provinsi posisinya di atas Sumbar yakni Riau, Sumut, Lampung dan Aceh. Sementara Sumatera Selatan posisinya di bawah Sumbar.
“Hasil yang diraih ini akan dievaluasi untuk meningkatkan pembinaan dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara mendatang,” ujarnya.
Mahyeldi berharap setelah PON Papua, pembinaan atlet oleh Pengprov Cabor dan KONI Sumbar semakin baik sehingga PON XXI menjadi pembuktian dari pembinaan olahraga setelah transisi kepengurusan KONI Sumbar.
“Tentunya saya meminta ke depan prestasi atlet semakin baik. Pengurus Cabor dan KONI Sumbar harus lebih solid serta banyaknya dukungan dari stakeholder olahraga,” ulasnya.
Mahyeldi juga meminta kepada pengurus KONI dan Pengprov Cabor menjaga perasaan atlet. Ia berpesan, segala masalah yang dihadapi dalam melakukan proses pembinaan olahraga jangan sampai berimbas kepada atlet.
“Segala masalah dan kendala yang dihadapi Pengprov dan KONI Sumbar jangan sampai ke atlet. Perasaan mereka harus dijaga. Tugas atlet hanyalah berlatih dan bertanding memberikan yang terbaik untuk Sumatera Barat,” tandasnya.
Ketua Umum KONI Sumbar Agus Suardi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Sumbar. Pada PON XX di Papua, Sumbar hanya berhasil berada di posisi ke-15 dari 34 provinsi. Capaian 8 medali emas, 12 perak dan 18 medali perunggu diakui memang di luar target. Sebelumnya, Sumbar mematok target sepuluh besar dengan perolehan 16 medali emas.
“Kami menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat karena belum berhasil mencapai target yang diharapkan. Berbagai kendala memang kami hadapi, namun itu bukan untuk pembenaran tetapi adalah untuk bahan evaluasi,” sebutnya.
Agus menambahkan, selain melakukan evaluasi PON XX, pihaknya juga akan melakukan terobosan dalam pembinaan atlet ke depan. (Febry)






