PADANG – Unsur penyelenggara pemerintahan nagari harus membangun keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan. Walinagari harus mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan unsur-unsur Badan Musyawarah dan lainnya.
Saran itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat membuka rapat koordinasi Badan Musyawarah (Bamus) Nagari se Sumatera Barat, Rabu (8/11). Menurutnya, keharmonisan unsur penyelenggara pemerintahan menjadi faktor penentu kesuksesan pembangunan nagari.
“Seluruh unsur harus membangun keharmonisan. Walinagari harus melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan unsur Bamus dan para tokoh adat,” katanya.
Dia mengungkapkan, saat ini masih ada walinagari yang belum memiliki hubungan harmonis dengan Bamus dan para tokoh masyarakat. Dalam kondisi tersebut, walinagari akan seperti kehilangan marwah.
Badan Musyawarah Nagari, ujarnya, merupakan unsur penyelenggara pemerintahan nagari dan berfungsi ikut merencanakan pembangunan serta mengawasi jalannya pemerintahan. Apabila hubungan terbangun dengan baik, maka, pembangunan dan roda pemerintahan nagari akan berjalan dengan baik pula.
Rapat koordinasi Bamus itu diikuti oleh para anggota Bamus nagari dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat. Dalam rakor tersebut, hadir Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Hendra Irwan Rahim sebagai narasumber. (feb)





