
AGAM – Bupati Agam Indra Catri Datuak Malako Nan Putiah memantau persediaan beras di Kecamatan Lubuk Basung, Kamis (2/4/2020). Pemantauan itu menyusul telah dimulainya penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak Corona Virus Disease (Covid-19).
Pemantauan didampingi oleh beberapa orang pejabat Pemkab Agam antara lain Asisten I, Kepala Dinas Sosial serta pejabat lainnya, termasuk Camat Lubuk Basung, Harmezi.
Dari pemantauan tersebut, terungkap bantuan beras untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Lubuk Basung sebanyak 64 ton. Selain beras, masyarakat juga mendapatkan bantuan garam.
Rinciannya, stok untuk Nagari Lubuk Basung sebanyak 25 ton, Garagahan 11 ton, Kampung Pinang 3 ton dan Kampung Tangah 6 ton serta Manggopoh 17 ton.
“Selain bantuan dari kabupaten, nagari juga menyediakan bantuan seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan protein yang dibeli langsung dari petani lokal,” kata Indra Catri.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan diserahkan kepada wali nagari masing-masing. Kemudian, diantar langsung ke rumah warga.
“Diantar langsung, supaya tidak menimbulkan keramaian di kantor walinagari karena saat ini kita harus konsisten menerapkan social distance,” tambahnya.
Penerima bantuan ini adalah masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau penghasilan akibat Covid-19. Kemudian terdaftar dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di luar penerima program PKH.
Indra Catri menyebutkan, tengah berupaya mencari solusi supaya juga bisa memberikan bantuan bagi masyarakat di luar DTKS. Dia berharap walinagari bisa menggaet pihak ketiga baik perorangan maupun kelompok dan badan usaha untuk menambah stok bantuan. f





