Pemprov Sumbar Jadikan Pertanian Organik Primadona
  • Home
  • Berita
  • Pemprov Sumbar Jadikan Pertanian Organik Primadona

Pemprov Sumbar Jadikan Pertanian Organik Primadona

Image

SOLOK – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menggalakkan pertanian organik ke depan. Beberapa upaya mulai dilakukan untuk mendukung meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi dari pertanian organik tersebut agar jadi primadona.

“Kami berkomitmen menggerakkan pertanian organik dan produk – produk organik. Selain meningkatkan produksi, pemasarannya juga perlu dikembangkan dan diperluas, ” kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam kunjungan kerjanya di kawasan pertanian organik Bukik Gompong, Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (12/3/2021).

Dalam kunjungan tersebut Mahyeldi melakukan pertemuan dengan sejumlah kelompok petani organik, baik dari kabupaten Solok maupun dari daerah lainnya. Kegiatan itu juga dalam rangka Program Kerja 100 hari gubernur Sumbar yang dilantik 25 Februari 2021 ini.

Menurut Mahyeldi, potensi pertanian organik di Provinsi Sumatera Barat memiliki prospek bagus. Selain ketersediaan lahan pertanian yang subur dan memadai, pemasaran produk – produk organik juga menunjukkan trend meningkat.

“Kami juga akan dorong pemerintah kabupaten/kota untuk bersinergi dalam pengembangan pertanian organik. Nanti kami akan instruksikan, terutama ASN di kabupaten/kota untuk mengkonsumsi produk organik, ” kata Mahyeldi.

Adapun upaya yang dilakukan untuk kesuksesan pertanian organik itu, menurut mantan Wali Kota Padang itu, perlu adanya pendampingan yang bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Dalam hal ini untuk pemasaran, penyuluhan, pembinaan dan penguatan organisasi kelompok petani organik itu sendiri.

“Dalam hal ini perlu kerjasama dan sinergi dari pemerintah kabupaten/kota. Petani organik perlu diberikan pendampingan, penyuluhan serta pengembangan pemasaran serta penguatan organisasi dari pada petani organik itu sendiri, ” ulasnya.

Lebih lanjut Mahyeldi menambahkan, saat ini Sumatera Barat sudah memiliki sebanyak 42 kelompok petani organik. Kelompok petani itu menyebar di 19 kabupaten/kota.

“Saat ini sudah ada 42 kelompok petani organik se-Sumbar. Ke depan kita dorong kelompok tani yang ada itu agar lebih produktif, ” katanya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Hermanto yang turut hadir pada pertemuan dengan petani organik tersebut mendukung Pemprov Sumbar mengembangkan pertanian organik. Dia juga berharap lahan – lahan tidur yang ada agar dimanfaatkan untuk pertanian.

“Saat ini masih banyak lahan yang ditelantarkan. Ke depan agar ada dapat dimanfaatkan untuk pertanian khususnya pertanian organik, ” kata Hermanto.

Hadir juga pada kesempatan ini Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat Syafrizal, Plh. Bupati Solok diwakili Asisten II Hedison, Kepala Balitbu, serta pemerhati pertanian dan perwakilan kelompok tani dari seluruh daerah di Provinsi Sumatera Barat. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply