
SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto akan menggelar operasi pasar (oppas) untuk komoditi bawang putih. Oppas tersebut, menyikapi harga bawang putih yang semakin melonjak, mencapai Rp60 ribu per kilogram.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DinasKetahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto Andi Rastika, Senin (17/2/2020) menyatakan, telah disediakan 1 ton bawang putih untuk oppas tersebut dengan harga Rp32 ribu per kilogram. Oppas akan dilaksanakan di halaman Gedung Pusat Kebudayaan, pada Rabu, 9 Februari 2020 mendatang.
“Operasi pasar bawang putih ini diharapkan dapat menstabilkan harga di pasaran,” kata Andi Rastika.
Menurutnya, lonjakan harga bawang putih yang menembus harga Rp60 ribu per kg, akan memicu lonjakan inflasi.
Dia menerangkan, pada Januari 2020 lalu, Sumbar mencatatkan inflasi sebesar 0,6 persen. Untuk menekan inflasi lebih dalam, Pemko Sawahlunto mengambil langkah yang diperlukan.
“Salah satunya oppas bawang putih bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar dengan menyediakan stok satu ton bawang putih” jelas Andi.
Dia menambahkan, oppas bawang putih dilakukan sesuai dengan mekanisme. Ketika lonjakan harga naik di atas 25 persen dari harga normal, maka pemerintah harus melakukan oppas untuk menstabilkan harga” pungkasnya. (tumpak)






