
PADANG – Pemerintah Kota Padang menindaklanjuti rencana aksi nasional pangan dan gizi melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG). Perencanaan tersebut mulai dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber dan stakeholder di Hotel Kyriad Bumi Minang, Rabu (4/12/2019).
Walikota Padang diwakili Staf Ahli, Azwin mengatakan, pembangunan ketahanan pangan tidak terlepas dari pemenuhan gizi masyarakat. Perencanaan keduanya perlu diintegrasikan.
“Perencanaan pangan dan gizi berkaitan dengan upaya mewujudkan SDM berkualitas sebagai modal sosial pembangunan bangsa, ” kata Azwin saat membuka FGD RADPG Kota Padang 2020 – 2024.
Khususnya di Kota Padang, menurut Azwin, perlu dilakukan pengelompokan dalam bentuk pilar. Hal ini guna memudahkan pengorganisasian dari sektor – sektor yang berkontribusi pada RADPG tersebut.
“Adapun pilar yang dimaksud yaitu, perbaikan gizi masyarakat, peningkatan aksesibilitas pangan yang beragam, mutu dn keamanan pangan, perilaku hidup bersih dan sehat serta koordinasi pembangunan pangan dan gizi, ” jelas Azwin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Syahrial Kamat selaku pelaksana menyebutkan, tujuan FGD RADPG Kota Padang 2020 – 2024 penyempurnaan draft. Draft tersebut yang sudah disusun oleh tim dari Pusat Pengembangan Kesehatan Global LPPM Universitas Andalas.
“Pada FGD ini menghadirkan narasumber dari Pusat Pengembangan Kesehatan Global LPPM Universitas Andalas. Narasumber akan memaparkan draft dokumen RADPG, ” kata
Adapun tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan melakukan pembahasan pada FGD ini ialah Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial dan Dinas Pertanian.
“Peserta kegiatan ini terdiri dari SKPD , Camat, Kepala Puskesmas, KTNA, TP PKK dan pejabat struktural lainnya, ” pungkasnya. (der)






