Pemikat Burung Hilang di Kawasan Hutan Rimbo Aro Lubuk Sikaping
  • Home
  • Berita
  • Pemikat Burung Hilang di Kawasan Hutan Rimbo Aro Lubuk Sikaping

Pemikat Burung Hilang di Kawasan Hutan Rimbo Aro Lubuk Sikaping

PASAMAN—Seorang pemikat burung diduga hilang di kawasan Rimbo Aro, Jorong IV, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Rabu (18/9). Dia adalah Novi (30), warga Kapalo Banda, Jorong Kampuang Nan VI, Nagari Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping.
Kejadian tersebut berawal ketika korban dan satu orang temannya yakni Anton (30) yang juga merupakan warga Kapalo Banda, Jorong Kampuang Nan VI, Nagari Aia Manggih Utara, pergi memikat burung pada, Selasa (17/9) kemarin.
Setibanya di kawasan Rimbo Aro, mereka berdua berpisah untuk memikat burung. Namun, hingga sore hari, korban tak kunjung kembali.
 
Kapolsek Lubuk Sikaping, Iptu Fion Joni Hayes membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku telah menerima laporan terkait adanya orang hilang di kawasan Rimbo Aro Lubuk Sikaping.
 
“Menurut keterangan saksi, dia bersama korban pada Selasa kemarin berangkat dari rumah menuju kawasan rimbo aro dengan menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 wib, mereka berpisah untuk memikat burung,” terang Kapolsek, RAbu (18/9/19).
 
Setelah itu, katanya, korban berangkat menuju ke arah atas bukit, sedangkan saksi menuju bawah bukit dan sepakat bertemu di lokasi berpisah awal sekitar pukul 16.00 wib.
 
“Sebelum berpisah, korban sempat mengatakan kepada saksi bahwa dirinya kurang enak badan, namun korban masih tetap melanjutkan perjalanannya untuk memikat burung,” katanya.
 
Setelah pukul 16.00 wib, kata Kapolsek, saksi telah tiba duluan di lokasi yang disepakati untuk bertemu, tetapi saksi belum melihat korban. 
 
“Setelah ditunggu hingga pukul 17.00 wib, korban tak kunjung tiba, saksi langsung melakukan pencarian sendirian hingga lebih kurang satu jam lamanya. Tapi naas, korban tak juga ditemukan. Saksi langsung pulang kerumah untuk memberitahuka warga sekitar,” ungkap Kapolsek.
 
Sekitar pukul 21.00 wib, saksi bersama warga sekitar 21 orang langsung memcari korban ke kawasan rimbo aro, namun tidak juga menemukan korban.
 
“Kini pihak kepolisian dan warga telah melakukan penyisiran di kawasan hutan rimbo aro tersebut,” kata Kapolsek. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply