AGAM – Penyelenggaraan sosialisasi kompetisi inovasi pelayanan publik sangatlah penting dilakukan. Mengingat berkembangnya teknologi dan dampak modernisasi sehingga pemerintah dituntut untuk mampu memberikan inovasi-inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan efektif.
Hal itu disampaikan Plh. Bupati Agam, Syafirman, saat pembukaan kegiatan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016 bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Kantor Bupati Agam, Selasa (1/12).
Dalam pembukaannya, Syafirman mengatakan, pemerintah tidak selalu dalam ruang gerak masyarakat, apa yang mereka butuhkan, kita harus siap untuk menyediakan, tidak teknologi saja, dari hal sederhana pun kita harus bisa membuktikannya,” jelasnya.
“Keberhasilan pemerintah sebagai birokrasi ditandai dengan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh aparatur Negara. Tersedianya sarana prasarana yang layak, pemberian informasi yang mudah, cepat dan akurat serta dibarengi dengan biaya yang murah merupakan indikator keberhasilan,” terangnya.
Syafirman berharap dengan kegiatan sosialisasi ini, seluruh SKPD mempunyai komitmen untuk mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan yang terbaik dan akan membuat Kabupaten Agam bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam melakukan inovasi pelayanan publik di tahun 2016 ini.
Sebelumnya, kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, yaitu Kepala Bidang Inovasi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, Sri Hartini.
Dalam arahannya, Sri Hartini menyatakan, suatu instasi pemerintah, baik pusat maupun daerah harus melakukan terobosan atau inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya mengerjakan pekerjaan yang sudah menjadi rutinitas.
“Pemerintah Daerah banyak memiliki ruang untuk berinovasi. jadi, kita harap bekerja jangan hanya yang rutin-rutin saja, tetapi harus melakukan inovasi.,”ungkapnya. (fajar)





