PE Sumbar 2017 Diprakirakan Tumbuh Hingga 5,7 Persen
  • Home
  • Berita
  • PE Sumbar 2017 Diprakirakan Tumbuh Hingga 5,7 Persen

PE Sumbar 2017 Diprakirakan Tumbuh Hingga 5,7 Persen

PADANG – Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2017 akan berada pada kisaran 5,3 hingga 5,7 persen. Prakiraan pertumbuhan tersebut sedikit lebih tinggi dari prakiraan pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan berada pada kisaran 5,0 hingga 5,4 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat Puji Atmoko mengungkapkan, PE tersebut akan ditopang oleh konsumsi swasta yang kuat, perbaikan investasi dan belanja modal pemerintah serta peningkatan kinerja ekspor.

“Kami memprakirakan bahwa ekonomi Sumatera Barat tahun 2017 dapat tumbuh 5,3 – 5,7 persen (year on year/ yoy) ditopang oleh konsumsi swasta yang kuat, perbaikan investasi dan belanja modal pemerintah serta peningkatan kinerja ekspor,” kata Puji.

Menurut Puji, pemulihan harga komoditas dunia khususnya Crude Palm Oil (CPO) dan karet mendorong perbaikan daya beli masyarakat sehingga berdampak pada konsumsi rumahtangga. Kemudian, meningkatnya transfer pemerintah pusat ke daerah melalui dana perimbangan dan Anggaran Dana Desa (ADD) serta semakin tegasnya komitmen dan pengawasan terhadap realisasi anggaran menjadi faktor utama peningkatan belanja daerah.

Kondisi itu diperkuat pula dengan adanya program penyerapan anggaran yang merata dan berkualitas pada Rencana KErja Pemerintah (RKP) tahun 2017.

“Prakiraan pertumbuhan ekonomi yang membaik ini diharapkan dapat memberikan respon pada meningkatnya gairah investasi swasta,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengakui, pertumbuhan ekonomi daerah juga dipengaruhi oleh kondisi perekonomian nasional dan ekonomi global. Dia optimis, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat akan terus membaik. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya menggenjot pertumbuhan melalui berbagai langkah.

“Salah satunya adalah dengan mendorong peningkatan investasi yang masuk ke daerah untuk menggali potensi sumber daya alam yang ada serta mendorong percepatan belanja pemerintah untuk pembangunan,” katanya.

Irwan mengungkapkan optimismenya terhadap masuknya investasi ke Sumatera Barat akan meningkat, karena ditopang oleh banyaknya potensi sumber daya alam yang layak untuk investasi serta diikuti oleh kebijakan pemerintah yang mendukung. Beberapa sumber daya alam yang memiliki peluang investasi di Sumatera Barat antara lain di sektor pariwisata, energi, perikanan dan kelautan dan lainnya. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply