PADANG—Palito Nyalo pada dasarnya merupakan suatu organisasi atau kelompok seni tradisonal yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan khususnya budaya tradisional Minangkabau. Tujuanya untuk menggali tradisi Minangkabau. Kegiatan yang dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan seperti silek, randai, rabab, talempong, gandang, bansi, saluang Pauah, dan lainnya.
Kelompok seni tradisional Palito Nyalo sudah berdiri semenjak 1989 yang didirikan oleh Jamaludin Umar Rajo Kuaso. Seiring perjalanan waktu Palito Nyalo juga berkembang sebagai sebuah team profesional yang begerak dalam bidang jasa event organizer tergabung dalam Palito Nyalo Art. Mulai dari menyusun konsep desain event, sampai jasa produksi baik untuk event perusahaan maupun perorangan di Sumatera Barat dan Indonesia.
Ketua Palito Nyalo, Dasrul kepada padangmedia.com, menyampaikan,untuk Visi dari Palito Nyalo memang bertitik berat pada seni dan budaya tradisional Minangkabau.
“Sementara Misi dari kegiatan Palito Nyalo ini bertujuan untuk mewariskan seni dan tradisi serta budaya Minangkabau bagi masyarakat dan generasi muda pada umumnya,” jelasnya, Senin (17/
Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan-pelatihan seni tradisional Minangkabau yang diaplikasikan melalui seni pertunjukan yang rutin dilaksanakan di arena Wisata Budaya Minangkabau, Kelurahan Limau Manih Kecamatan Pauh Kota Padang.
Kegiatan itu seperti pertunjukan seni di acara adat, acara pernikahan, pariwisata dan budaya dengan mengambil materi dari pelatihan yang telah dilakukan pada anggota Palito Nyalo yakni seni silek, randai, rabab, talempong, gandang, bansi, saluang Pauh,dan lainya.
Kemudian kegiatan Palito Nyalo juga melakukan diskusi-diskusi budaya yang melibatkan budayawan, akamedisi, praktisi pendidikan.
Sementara itu, Semastifo pengurus harian Palito Nyalo menambahkan, semua event yang diadakan di Kampung Wisata Budaya Minangkabau Kelurahan Limau Manih, Kecamatan Pauh Padang merupakan kerjasama antara pengurus kampung wisata budaya dengan Palito Nyalo yang merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan.
Untuk Kawasan Wisata Budaya Minangkabau sendiri sudah ditunjuk sebagai salah satu Ikon Wisata Budaya oleh Pemko serta Dinas Pariwisata Kota Padang.
Makin dikenalnya Kawasan Wisata Budaya Minangkabau ini, secara langsung berdampak pada nilai ekonomis bagi masyarakat setempat. Begitu juga melalui Palito Nyalo kita akan berusaha secara profesional menyajikan penampilan yang terbaik pada event yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Budaya Minangkabau maupun pada event lainnya. (baim)






