Musrenbang di Koto Tangah, Mahyeldi Apungkan Wacana Pemekaran
  • Home
  • Berita
  • Musrenbang di Koto Tangah, Mahyeldi Apungkan Wacana Pemekaran

Musrenbang di Koto Tangah, Mahyeldi Apungkan Wacana Pemekaran

Walikota Padang Mahyeldi bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Taufik Hidayat menghadiri Musrenbang kecamatan Koto Tangah, Kamis (16/2). (derius)
Walikota Padang Mahyeldi bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Taufik Hidayat menerima usulan-usulan program pembangunan dari Camat Koto Tangah Syahrul dalam Musrenbang kecamatan Koto Tangah, Kamis (16/2). (derius)

PADANG – Walikota Padang Mahyeldi melontarkan wacana pemekaran kecamatan Koto Tangah menjadi dua atau tiga kecamatan. Kecamatan tersebut saat ini merupakan terluas di Kota Padang.

“Mengingat kebutuhan, kecamatan Koto Tangah perlu dimekarkan,” kata Mahyeldi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan untuk program pembangunan tahun 2018, Kamis (16/2).

Kecamatan Koto Tangah memiliki luas wilayah sekitar 232,2 km2. Menurut Mahyeldi, luas kecamatan tersebut tiga kali wilayah Kota Padangpanjang, salah satu pemerintah kota di Sumatera Barat.

“Untuk mewujudkan pemekaran tentu harus ada komunikasi terlebih dahulu dengan berbagai pihak,” ujarnya terkait waktu pelaksanaan pemekaran tersebut.

Dia menambahkan, wacana itu perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan berbagai pihak terutama tokoh masyarakat dan ninik mamak. Namun yang pasti, pemekaran wilayah pemerintahan administratif tidak akan mengganggu keberadaan Kerapatan Adat Nagari (KAN).

“KAN menyangkut masalah pemerintahan adat yang harus dilestarikan, tidak akan diganggu gugat. Jadi harus ada pembicaraan dengan tokoh masyarakat dan ninik mamak sehingga tidak ada hambatan,” lanjutnya.

Camat Koto Tangah, Syahrul mengaku wilayah kerjanya memang sangat luas. Ditambah lagi, Koto Tangah memiliki penduduk yang cukup padat, sekitar 165.785 jiwa.

“Cukup luas dan penduduknya juga padat,” katanya. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply