MUI Pasaman Terbitkan Maklumat, Salat Jumat dan Berjamaah Ditiadakan
  • Home
  • Berita
  • MUI Pasaman Terbitkan Maklumat, Salat Jumat dan Berjamaah Ditiadakan

MUI Pasaman Terbitkan Maklumat, Salat Jumat dan Berjamaah Ditiadakan

PASAMAN – Menyusul ditetapkannya satu orang warga Kabupaten Pasaman terkonfirmasi positif corona virus disease (Covid-19). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasaman mengeluarkan maklumat.

Ketua MUI Kabupaten Pasaman Habibullah menyebutkan, maklumat itu berisi beberapa poin, sebagai langkah tindak lanjut pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid-19.

“Maklumat yang pertama yakni meniadakan penyelenggaraan Salat Jumat di masjid untuk sementara waktu pada daerah yang berpotensi terjangkitnya Covid-19,” kata Habibullah, Selasa (7/4/2020).

Hal itu seiring fatwa MUI yang telah dikeluarkan pada Maret 2020 lalu. Dia menyebutkan, hal itu untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona.

“Kemudian, mengimbau kepada jamaah untuk menggantikan Salat Jumat dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Selanjutnya, isi maklumat tersebut adalah masyarakat diminta untuk tidak menyelenggarakan salat berjamaah di masjid dan musala di daerah yang berpotensi terjangkit Covid-19. Untuk sementara waktu, salat dilakukan di rumah masing – masing.

“Setiap masjid dan musala agar tetap mengumandangkan azan tanda masuknya waktu salat,” lanjutnya.

Kemudian, juga diimbau agar masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang menghimpun banyak orang. Baik di masjid atau musala maupun di tempat – tempat tertentu, misalnya pengajian dan sebagainya.

Selanjutnya mengimbau kepada Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pasaman dan pengurus masjid serta da’i dan mubalig untuk menghentikan sementara waktu aktifitas dakwah yang menghimpun jamaah di tempat berpotensi terjangkitnya Covid-19.

“Kami juga meminta MUI Kecamatan se Kabupaten Pasaman untuk mensosialisaikan Maklumat dan Tausiyyah ini,” ujar Habibullah.

Seperti diberitakan kemarin, satu orang warga Pasaman terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, warga tersebut sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar (RSAM) Bukittinggi. (Riki)

Berita Terkait

Leave a Reply