
PADANG – Inflasi di Kota Padangpanjang akan dapat dikendalikan dengan melakukan monitoring harga pasar, komoditi serta pengawasan yang dilakukan secara rutin. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota, Drs. Asrul, usai mengikuti High Level Meeting (HLM) dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Kamis (9/6).
“Kita percaya, dengan monitoring harga secara rutin, serta optimalisasi koordinasi penyaluran bahan pokok bersubsidi, inflasi di Kota Padangpanjang akan dapat kita kendalikan,” kata Asrul.
Asrul mengungkapkan, pada Mei lalu, inflasi Padangpanjang mengalami kenaikan 1,10% dari April. Sehingga menjadi 1,55% pada Mei. Dengan komoditas penyumbang inflasi yang cukup besar yaitu daging sapi dan cabai merah.
“Kalau kita lihat, hal ini cukup tinggi dan perlu diwaspadai. Untuk itu dengan optimalisasi koordinasi penyaluran minyak goreng bersubsidi melalui Bulog, operasi pasar murah serta kerja sama dengan distributor angka ini dapat kita tekan,” ungkapnya.
Pemko, katanya, juga akan melakukan monitoring pasokan secara berkala, pengawasan dan pengendalian pasokan ternak unggas. Pengawasan lalu lintas ternak, jual beli dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk menjaga pasokan daging sapi terutama menjelang Idul Adha 1443 H.
“Kami juga akan mendorong OPD terkait bekerja sama dengan TTIC untuk memastikan ketersediaan pasokan. Dan juga peningkatan pengawasan perdagangan barang-barang di pasar, khususnya yang ditetapkan harga eceran tertinggi (HET)-nya oleh pemerintah seperti minyak goreng dan BBM,” sebutnya.
Kegiatan HLM TPID Sumbar yang dimotori Kepala BI Sumbar, Wahyu Purnama A, juga turut diikuti Gubernur, H. Mahyeldi, S.P Datuak Marajo, walikota dan bupati se-Sumbar, OPD Pemprov dan unsur terkait lainnya tingkat provinsi seperti Bulog, Hiswana Migas, dan lainnya.
Gubernur Mahyeldi berharap apa yang dibahas dalam HLM ini, diharapkan dapat diterapkan dengan baik. Sehingga bisa mengendalikan angka inflasi di Sumbar, dengan langkah-langkah strategis dan kebijakan yang tepat sasaran. (de)






