
MENTAWAI – Perhelatan Jambore Pengurangan Risiko Bencana (PRB) VI tingkat Provinsi Sumatera Barat diselenggarakan 22-26 Juli 2019 mendatang. Kegiatannya akan dipusatkan di homestay Dusun Mapadegat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kepala bidang Pencegahan dan Kasiapsiagaan Bencana BPBD Mentawai, Yusuf Hadisumarto menjelaskan, kegiatan PRB dimulai dengan upacara pembukaan, dilanjutkan rapat koordinasi 19 kota/kabupaten dan ‘sharing knowledge’ (berbagi pengetahuan). Kemudian, penguatan kapasitas, penanaman pohon cemara dan ketapang di Pantai Mapadegat dan Goiso’oinan, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) dan perlombaan manajemen posko.
Persiapan internal kegiatan jambore PRB melibatkan stakholder yang ada seperti Sat Pol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Mentawai, Basarnas dan Kodim 0319 Mentawai di tambah tim PB yang ada.
“Jambore pengurangan risiko bencana ini melibatkan 19 kota/kabupaten di Sumatera Barat dengan jumlah peserta lebih kurang sebanyak 500 orang” kata Yusuf di ruang kerjanya, Kamis (4/7).
Ia menambahkan, jambore PRB yang akan di laksanakan ini selain menjalin silahturahim dengan 19 kota/kabupaten juga membangun kerjasama antar lembaga serta meningkatkan kapasitas masyarakat dengan berbagi ilmu pengetahuan.
Adapun materinya lebih pada penguatan kapasitas dengan melakukan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat, pengurangan risiko inklusi dan pelatihan lainnya.
“Disamping pemberian materi juga ada kegiatan perlombaan. Sebelumnya ada lima kategori perlombaan, namun tahun ini hanya tiga perlombaan yaitu manajemen posko, kuis pengurangan risiko bencana dan teknis fasilitasi,” ujarnya.
Sebelumnya jambore PRB direncanakan di Desa Goiso’oinan, tetapi kemudian dialihkan ke Mapadegat. “Alasan pengalihan karena Mentawai identik dengan wisata, maka diputuskan kegiatan di home stay dusun Mapadegat sekaligus promosi wisata,” tukasnya. (Ers)






