Mahyeldi-Emzalmi Akan Rombak Kabinet

Mahyeldi-Emzalmi Akan Rombak Kabinet

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. (dok.pmed)
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. (dok.pmed)

PADANG – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi – Emzalmi  akan merombak kabinet kerjanya dalam waktu dekat ini. Perombakan besar-besaran menjelang setahun berakhirnya kepemimpinan Walikota dan Walikota Padang ini dilakukan untuk mengisi kekosongan dan penyegaran.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo saat ditanyai membenarkan rencana mutasi di lingkup kerjanya. Hal ini menurutnya memang harus segera dilakukan.
“Baperjakat sudah diperintahkan untuk mengevaluasi 360 derajat,” ungkap Mahyeldi, Senin (3/7).
Menurut walikota, dengan evaluasi yang dilakukan, akan diketahui nanti siapa saja personal yang mampu bekerjasama, mengayomi, maupun yang bekerja baik atau tidaknya. Karena, menurut hemat Mahyeldi, soliditas dalam institusi sangat penting, sehingga pekerjaan dan setiap masalah dapat selesai.
“Jika tidak kompak, tidak bersinergi, kerja tidak akan maksimal,” terangnya.
Mahyeldi menginginkan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengisi kabinetnya mampu menghadirkan semangat kerja tinggi, suasana kondusif, serta mensinergikan potensi yang ada.
“Baperjakat akan menyikapi itu semua. Yang tak bisa bekerjasama berarti tidak optimal,” tukas Walikota.(der)

Berita Terkait

3 Komentar
  • Ado an lah tes kompetensi pak wali. Jan eselon 2 se nan di tes. Eselon 3 jo 4 juo di tes. Kan ado standar kompetensi tiok jabatan struktural di permenpan pak. Kalau di tes baru nampak isi utak anggota apak nan ma bisa karajo jo nan memble.

  • Ado an lah tes kompetensi pak wali. Jan eselon 2 se nan di tes. Eselon 3 jo 4 juo di tes. Kan ado standar kompetensi tiok jabatan struktural di permenpan pak. Kalau di tes baru nampak isi utak anggota apak nan ma bisa karajo jo nan memble

  • sebaiknya dilakukan tes kompetensi pada seluruh tingkat jabatan eselonering. jangan hanya pada eselonering 2 saja. pedomani standar kompetensi jabatan permenpan. anggota bapak itu banyak yg berpotensi tapi kalah di baperjakat karena faktor kehendak atasan.

  • Leave a Reply