
PADANG – Ada pemandangan menarik pada Minggu pagi (7/10/2018) di Pantai Cimpago, Kota Padang saat berlangsung acara penggalangan dana untuk Palu, Sigi dan Donggala. Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah bersama istri, Harneli Bahar berkolaborasi dengan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) membawakan beberapa lagu.
Sementara Mahyeldi dan istri bernyanyi, anggota dari pemusik jalanan itu mengasongkan kotak kepada masyarakat pengunjung. Hal itu cukup mengetuk hati masyarakat untuk menyumbang. Dalam waktu tidak berapa lama, kotak-kotak yang diasongkan sudah terisi banyak uang.
Dua lagu yang dinyanyikan Mahyeldi dan istri yaitu Bareh Solok dan Minangkabau. Meskipun tidak seciamik suara penyanyi sebenarnya, tetapi duet Mahyeldi dan istri menarik karena jarang terjadi. Hal itu berhasil mengundang banyak warga untuk datang menyaksikan sehingga tergerak pula memberikan sumbangan kemanusiaan.
“Komunitas pemusik jalanan Kota Padang yang tergabung dalam KPJ menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan. Kali ini kawan-kawan dari KPJ menggalang dana untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala,” kata Mahyeldi saat diwawancarai awak media.
Mahyeldi berharap, kepedulian serupa juga ditunjukkan oleh komunitas lainnya di Kota Padang dan Sumatera Barat, guna turut meringankan beban masyarakat di Sulawesi Tengah dan tempat lainnya yang terkena bencana.
“Kita berharap, saudara-saudara kita yang lain turut peduli dan menyumbangkan bantuan guna meringankan beban saudara kita yang terkena bencana,” ujar Mahyeldi.
Ketua KPJ Kota Padang Dudung Julian mengungkapkan, penggalangan dana untuk Palu, Sigi dan Donggala dilakukan di tiga tempat. Selain di Pantai Cimpago, berikutnya akan dilaksanakan di Tugu Medang Area Simpang Haru dan Taman Budaya Sumatera Barat.
“Kita laksanakan penggalangan dana di tiga tempat. Hari ini dan besok,” kata Dudung.
Ia mengatakan, KPJ tidak punya target dalam pengumpulan dana ini, namun berharap bisa terkumpul lebih banyak.
“Kami akan serahkan dana yang terkumpul kepada Walikota Padang untuk dikirimkan melalui Pemko Padang,” tuturnya. (der)






