Longsor Malalak Sisakan Kecemasan, Warga Berharap Normalisasi
  • Home
  • Agam
  • Longsor Malalak Sisakan Kecemasan, Warga Berharap Normalisasi

Longsor Malalak Sisakan Kecemasan, Warga Berharap Normalisasi

Longsor
Longsor di Jorong Sigiran, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Jumat (10/3) lalu,. (fajar)

AGAM – Bencana longsor yang melanda Jorong Sigiran, Nagari Malalak Utara Kecamatan Malalak, Agam pada Jumat 10 Maret 2017 lalu masih menyisakan kecemasan. Masyarakat terutama petani mengkhawatirkan lahan pertanian mereka yang terancam rusak karena berada di daerah rawan longsor.

Menurut Uncu, salah seorang warga, pada kejadian longsor lalu, sedikitnya 1,5 hektare sawah tertimbun. Material longsor juga menimbun aliran sungai Batang Tarok, sebuah sungai yang melintasi daerah tersebut. Kekhawatiran warga adalah karena timbunan material longsor di aliran sungai tersebut.

“Kalau hujan turun, warga mulai cemas karena aliran sungai tertimbun airnya akan meluap ke lahan pertanian,” kata Uncu, Sabtu (8/4).

Material longsor juga menutupi saluran irigasi sehingga pengairan ke sawah menjadi tersendat. Warga sangat berharap kondisi itu segera diatasi dengan melakukan normalisasi pada aliran sungai.

Terpisah, Camat Malalak, Harmezi menerangkan, kondisi kerusakan akibat bencana longsor itu sudah disurvei pihak terkait dari Pemkab Agam. Sedangkan tanggap darurat, berupa kegiatan pembersihan lokasi bencana, sudah dilakukan pihak BPBD Agam bersama warga.

“Warga memang sangat berharap agar normalisasi sungai cepat terlaksana,”katanya.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kini sedang diupayakan pelaksanaan normalisasi sungai. Untuk itu, pihak Dinas PU Agam sudah membuat rencana anggaran biaya untuk itu, sebesar Rp24 juta.

“Kami menunggu pencairan dana, setelah itu kegiatan normalisasi Batang Tarok akan dikerjakan,”tutupnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply