Kunjungan Irjen Kemenperin Dorong SMK-SMAK Padang Menuju WBBM
  • Home
  • Berita
  • Kunjungan Irjen Kemenperin Dorong SMK-SMAK Padang Menuju WBBM

Kunjungan Irjen Kemenperin Dorong SMK-SMAK Padang Menuju WBBM

PADANG – Inspektur Jendral Kementerian Perindustrian, Komjen Pol.Drs.Setyo Wasisto SH, melakukan kunjungan kerja di Padang, (20-2/08/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Irjen Kemenperin tidak melewatkan ke SMK Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) Padang. Unit pendidikan yang berlokasi di Alai Pauh itu mendapat kesempatan dikunjungi dan dilanjutkan dengan pertemuan semua pimpinan satuan kerja (satker) Kemenperin di Padang.

Sesuai fungsi Itjen sebagai pengawas internal dan mengaudit kegiatan serta fungsi Assurance dan Consulting, Setyo Wasisto mengajak mencegah korupsi dan membudayakan anti korupsi. Penanaman sikap itu dimulai dari civitas akademika lingkungan pendidikan dengan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian dan keadilan.

Irjen menyebut, korupsi saat ini sangat mengkhawatirkan. Dampaknya sangat buruk terhadap sendi-sendi kehidupan. Harus ada upaya mencegahnya salah satunya melalui pendidikan.

“Upaya pencegahan korupsi perlu dimasifkan. Upaya itu dimulai dengan pendidikan anti korupsi, sembari dilakukan pengawasan. Sesuai fungsi itjen, pengawasan bersifat internal,” papar Setyo.

Menurut Komisaris Jendral Polisi itu, lingkungan yang bebas dari korupsi merupakan Zona Integritas (ZI) yang ingin diwujudkan. ZI adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kita wujudkan ZI melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Satker lingkungan Kementerian Perindustrian,” tegasnya.

Kunjungan Irjen Kemenperin ke SMK-SMAK Padang memberikan dorongan tersendiri bagi Kepala Sekolah dan jajarannya untuk menjadi percontohan di antara unit pendidikan dan satuan kerja lainnya. Pasalnya, selangkah lagi SMAK Padang bakal meraih predikat WBBM.

Adapun SMK – SMAK Padang sebagai unit pendidikan pencetak SDM industri yang kompeten, saat ini sudah mendeklarasikan Zona Integritas. Hal itu secara konsisten diterapkan dengan menumbuhkan budaya anti korupsi. Bukan hanya di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan serta ketatausahaan sekolah, tetapi juga menjadi budaya siswa dalam proses belajar.

Kepala SMK – SMAK Padang, Drs. Nasir mengatakan, contoh kecil sikap anti korupsi gang ditanamkan kepada siswa yaitu tidak mencontek. Konsekwensi yang diterima bila kedapatan melanggar akan diberikan nilai nol. Termasuk budaya tidak membawa smartphone ke sekolah karena akan dperiksa oleh guru piket dan guru megajar setiap belajar.

“Jelas disini budaya anti korupsi sudah ada sejak sebelum Zona Integritas ada,” kata Nasir.

Nilai-nilai anti korupsi tersebut sudah membawa SMK – SMAK Padang meraih predikat WBK dan saat ini menuju WBBM. Konsistensi untuk mewujudkan itu ditunjukkan dengan terus melakukan pembenahan birokrasi dan berintegrasi tinggi dalam menjalankan aturan dan kebijakan.

“Konsistensi dan integritas selalu kita pertahankan di SMAKPA sehingga meraih predikat WBK dan saat ini menuju WBBM,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Irjen didampingi Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Pisdiklat) Jonni Afrijon, Direktur Politeknik ATI Padang Ester Edwar, Kepala Baristand Industri, Kepala BDI , Kepala SMK SMTI Padang.(der)

Berita Terkait

Leave a Reply