
PAINAN- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan bantuan pinjaman modal kepada masyarakat nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Bantuan permodalan beripa kredit lunak tersebut bernilai total sekitar Rp1,23 miliar.
Pinjaman modal kerja sistem kredit lunak tersebut berasal dari Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). Diberikan kepada kelompok nelayan oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan RI Artati Widiarti dalam kunjungan kerja di Pelabuhan Perikanan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat (4/6).
Adapun kelompok dan nelayan yang menerima bantuan kredit tersebut adalah Kelompok Harapan Jaya Bagan Sutera bergerak bidang usaha perikanan tangkap Rp800 juta. Kemudian Musrial, juga di usaha perikanan tangkap Rp140 juta.
Berikutnya, Syafril Sani, usaha perikanan tangkap Rp140 juta. Afrijan usaha pengolah dan pemasar hasil perikanan Rp40 juta serta Syafriyaldi di usaha perikanan budidaya ikan lele Rp115 juta.
Dirjen PDSPKP KKP RI Artati Widiarti berharap, bantuan pinjaman modal tersebut dapat menggenjot produktivitas nelayan. Karena berbentuk pinjaman, dia berharap agar memanfaatkan dana dengan baik untuk menunjang peningkatan usaha.
“Bantuan ini bersifat pinjaman yang harapannya tentu agar masyarakat nelayan yang menerima bisa meningkatkan usahanya. Kami berharap dapat dimanfaatkan dengan baik,” kata Artati.
Dalam kunjungan yang diterima oleh wakil bupati Pessel Rudi Hariyansyah itu, Artati meninjau beberapa sarana prasarana nelayan di PPI Carocok Tarusan dan keramba jaring apung di sekitar kawasan Mandeh. Ikut dalam rombongan antara lain anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hj. Emma Yohana dan didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Yosmeri.
Yosmeri mengatakan, bantuan pinjaman modal untuk nelayan tersebut bertujuan meningkatkan usaha sektor perikanan. Antara lain, usaha perikanan tangkap, pengolah dan pemasar hasil perikanan, usaha perikanan budidaya lele dan lainnya.
“Nelayan penerima bantuan juga akan diberikan pelatihan sehingga mampu melakukan pengelolaan usaha dengan baik dan meningkatkan produktivitas,” kata Yosmeri.
Wakil Bupati Pessel Rudi Hariyansyah mengucapkan terima kasih atas perhatian KKP kepada masyarakat nelayan di Pessel. Dia berharap dengan bantuan tersebut membuat usaha sektor perikanan baik perikanan tangkap, budidaya maupun pengolahan dan pemasaran dapat semakin berkembang. (Zal)






