Ketersediaan Infrastruktur Logistik Dorong Pertumbuhan Industri
  • Home
  • Berita
  • Ketersediaan Infrastruktur Logistik Dorong Pertumbuhan Industri

Ketersediaan Infrastruktur Logistik Dorong Pertumbuhan Industri

Menperin Airlangga Hartarto meninjau KA petikemas rute Gedebage - Tanjung Priok, Jumat (13/1). (kemenperin)
Menperin Airlangga Hartarto meninjau KA petikemas rute Gedebage – Tanjung Priok, Jumat (13/1). (kemenperin)

JAKARTA – Ketersediaan infrastruktur logistik yang memadai akan mendorong pertumbuhan industri nasional. Dengan tersedianya infrastruktur, pergerakan barang dan komoditas dari wilayah produsen ke konsumen dapat dilakukan secara efektif.

“Tantangan yang sering dihadapi Indonesia dalam memperkuat basis industri dalam negeri adalah tentang logistik. Apalagi, Bapak presiden Jokowi selalu menekankan agar proses dwelling time dapat dipercepat dan infrastruktur diperkuat,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara sosialisasi peningkatan penggunaan angkutan petikemas dengan kereta api rute Gedebage-Tanjung Priok di Jakarta, Jumat (13/1).

Airlangga menyambut baik beroperasinya kembali jalur angkutan petikemas dengan kereta api rute Gedebage (Bandung)-Tanjung Priok (Jakarta) tersebut. Rute tersebut dibangun atas kerjasama PT Kereta Api Indonesia dengan PT KA Logistik, anak perusahaan IPC PT Multi Terminal Indonesia, dan PT Mitra Adira Utama.

“Akses keretaapi ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an, namun sempat berhenti dan akhirnya kembali beroperasi pada Juni 2016,” ujarnya.

Dia menegaskan, jalur tersebut merupakan dream comes true bagi pengusaha di Jawa Barat. Dengan jalur tersebut, pengusaha akan semakin mudah dalam proses distribusi.

Dia menyebutkan, Jawa Barat memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia. Sekitar 30 persen kawasan industri berlokasi di Jawa Barat. Hingga tahun 2014, industri besar dan sedang tercatat sebanyak 1.037 perusahaan industri makanan, 851 perusahaan tekstil, 740 perusahaan pakaian jadi, 205 perusahaan kulit dan alas kaki serta perusahaan karet dan plastik sebanyak 390 perusahaan.

Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn G Masassya mengatakan secara bertahap akan melakukan perbaikan pelayanan petikemas. Salah satu caranya dengan memperbaiki layanan operasional dan penyediaan infrastruktur yang lebih baik. Pelindo II mendukung peningkatan pelayanan petikemas Gedebage – Tanjung Priok.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro menyatakan, pihaknya siap mengangkut dan melayani distribusi barang pada jalur petikemas Gedebage -Tanjung Priok. KAI mempersiapkan empat jadwal keberangkatan setiap hari.

KAI menyiapkan 53 unit gerbong datar 42 ton dan gerbong datar 46 ton (high cuber) sebanyak 14 unit. Lokomotif disediakan sebanyak dua unit plus satu unit lokomotif cadangan.

“Kapasitas volume per hari sebesar 120 TEU per hari atau setara 2.400 ton per hari. Karena ada masalah gradient atau ketinggian permukaan jalur yang cukup tinggi maka satu kali keberangkatan hanya mampu menarik 15 gerbong datar. Padahal kemampuan itu cukup 60 gerbong datar,” jelasnya.

Berita Terkait

Leave a Reply