Kenalkan Literasi Sejak Dini, PAUD Sejahtera Bersama Kunjungi TBM Pagang Berseri
  • Home
  • Berita
  • Kenalkan Literasi Sejak Dini, PAUD Sejahtera Bersama Kunjungi TBM Pagang Berseri

Kenalkan Literasi Sejak Dini, PAUD Sejahtera Bersama Kunjungi TBM Pagang Berseri

PADANG – Seperti kata pepatah, belajar waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Sejak dini anak – anak murid PAUD Sejahtera Bersama Kurao Pagang dikenalkan literasi agar membekas sampai dewasa.

Pendidik PAUD Sejahtera Bersama Kurao Pagang mengajak murid-muridnya mengunjungi Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Kebetulan, TBM Pagang Berseri adalah yang terdekat dan terlengkap di Kecamatan Nanggalo.

“Kami memahami, usia dini adalah masa otak berkembang sangat pesat. Karena itu sangat penting bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai baik kepada mereka. Di antaranya memperkenalkan literasi agar mereka termotivasi untuk suka membaca dan lebih banyak mengetahui,” kata Kepala PAUD Sejahtera Bersama, Kurao Pagang, Nanggalo Devi Eka Putri saat membawa seluruh murid-muridnya mengunjungi TBM Berseri, baru-baru ini.

Menurutnya, meskipun anak usia dini tidak wajib diajarkan membaca menulis dan berhitung (calistung) namun sifatnya memperkenalkan. Hal itu agar menumbuhkan minat baca sehingga mereka mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.

Kunjungan rombongan PAUD Sejahtera Bersama ke TBM Kampung KB Pagang berseri mensapat apresiasi dari Camat Nanggalo Teddy Antonius. Selaku pembina PAUD di kecamatan, dirinya menyempatkan diri bergabung dengan rombongan supaya bisa memberikan motivasi.

“Kunjungan siswa dan murid -murid PAUD dari sekolah yang ada di sekitar Nanggalo ke TBM Kampung KB Pagang Dalam Berseri adalah hal yang sangat positif. Artinya, tema Nanggalo sebagai kecamatan literasi yang sudah kita luncurkan setahun silam kini semakin terimplementasi,” kata Camat Nanggalo Teddy Antonius.

Pamong muda ini menilai, di era sekarang lebih banyak anak-anak yang berkutat dengan gadged. Mereka sibuk dengan aplikasi game. Celakanya lagi mereka tidak terkontrol karena pendampingan dari orang tua tidak sepenuhnya.

“Disinilah pentingnya anak perlu didekatkan kepada bahan-bahan bacaan yang memang sesuai dengan usia mereka. Misalnya, dengan memberikan mereka buku cerita bergambar yang merangsang mereka untuk lebih ingin mengetahui tentang tema buku tersebut,” tutur Teddy.

Adapun dengan respon masyarakat setempat, menurut Teddy, kehadiran TBM seperti membuka cakrawala baru. Masyarakat setempat mulai rajin membaca karena banyak mendapatkan ilmu dari buku-buku di TBM.

“Masyarakat mulai gemar membaca karena mendapatkan ilmu,”kata camat.(der)

Berita Terkait

Leave a Reply