
SAWAHLUNTO – Sepasang suami istri warga Dusun Guguak Bungo, Desa Lumindai, Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah akibat luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Zubainar (53) dilarikan ke IGD RSUD Sawahlunto bersama suaminya Jali (55) setelah rumah yang dihuninya terbakar, Selasa (4/10) malam sekitar pukul 20.30 WIB.
Jali saat ditemui padangmedia.com di RSUD Sawahlunto, Rabu (5/10) sore menceritakan, peristiwa kebakaran terjadi diduga akibat percikan minyak tanah yang tercecer di lantai saat mengisi lampu. Dalam waktu cepat, api menjalar hingga ke setiap sudut rumah.
“Melihat api semakin besar, saya sempat mengangkat istri dan lompat ke jendela dekat tempat tidur sambil teriak minta tolong,” jelasnya.
Tak lama kemudian, warga datang beramai-ramai mencoba memadamkan api dengan air. Namun, api sangat besar sehingga rumah beserta isinya tak dapat diselamatkan.
“Walaupun api belum padam, istri dan saya diangkut warga ke IGD RSUD Sawahlunto,” jelas Jali.
Peristiwa kebakaran di rumah Jali tersebut dibenarkan Kades Lumindai, Khairunas. Menurutnya, saat kebakaran terjadi, warga sangat sulit memadamkan rumah yang terletak di perbatasan dengan Kabupaten Solok itu. Pasalnya, rumah terbuat dari kayu sehingga cepat dihanguskan api. Selian itu, banyak tumpukan padi hasil panen yang menjadi santapan api. (tumpak)






