Kawasan Air Mancur Segera Bebas dari PKL
  • Home
  • Berita
  • Kawasan Air Mancur Segera Bebas dari PKL

Kawasan Air Mancur Segera Bebas dari PKL

Kapal kuliner lokasi berjualan baru bagi PKL di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang. (foto: Humas Pemko Padang)
Kapal kuliner lokasi berjualan baru bagi PKL di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang. (foto: Humas Pemko Padang)

PADANG –  Kawasan bundaran air mancur Pasar Raya Padang dalam waktu dekat akan bebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Setelah semuanya pindah ke kapal kuliner, sekeliling bundaran air mancur dan depan Toko Bata akan steril dari pedagang.

Sebanyak 58 gerobak bantuan bagi para PKL tersebut sudah dinaikkan petugas Dinas Pasar dan petugas Satpol PP Kota Padang ke atas kapal kuliner, Senin (14/11). Gerobak tersebut langsung ditata rapi dan siap digunakan. Penyerahan gerobak kepada pedagang secara resmi direncanakan akan dilakukan sekitar tanggal 18 November 2016.

Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Endrizal melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pasar, Arliswandi menjelaskan, Dinas Pasar akan terus melakukan pembenahan dan penataan bagi seluruh kawasan Pasar Raya Padang demi menjadikannya pusat perdagangan utama yang kondusif dan representatif. Meskipun dalam penataan PKL adakalanya dilakukan dengan penggusuran, tapi Pemko tetap memberikan solusi terbaik, seperti dengan pembuatan Kapal Kuliner sebagai pusat kuliner di kawasan air mancur.

Dikatakan, 58 gerobak tersebut merupakan bantuan dari donatur. Baznas Kota Padang membantu sebanyak 34 gerobak dan 24 gerobak lagi dari PT Sarana Sumatera Barat Ventura (SSBV). Arliswandi menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut.

Pedagang yang akan menempati 58 gerobak tersebut akan diloting dan setelah itu gerobak yang sudah ada tak boleh turun dari kapal. Apabila pedagang melanggar, maka haknya akan hilang dan dikenakan sanksi tidak dibenarkan lagi berjualan di kawasan pasar raya.

Dengan penataan PKL tersebut, jalur lalulintas di kawasan tersebut akan ditata ulang. juga dibagi. Jalan Bundo Kandung nantinya akan dilewati angkutan umum Air Tawar dan Lubuk Buaya. Sementara, jalur ke jalan Hiligoo akan dilewati angkutan umum ke Jati, Siteba, Aur Duri dan Teluk Bayur.”Mudah-mudahan, dengan upaya ini akan mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut,” tukasnya. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply