
PAINAN – Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Linggo Sari Baganti (IMPPLISBA) Pesisir Selatan menggelar talkshow kepemudaan, Sabtu (18/01/2020). Talkshow bertempat di Gedung Futsal Ulfair Linggo Sari Baganti itu mengangkat tema “Peran Pemuda Zaman Now dan Remaja Bawa Perubahan (Baper)”.
Talkshow dibuka oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, S. Fil, M.Si yang juga tokoh pemuda Pesisir Selatan. Menghadirkan empat pembicara, yaitu Ahmad Hidayat, SSPT, M.Sc (Camat Lingo Saribaganti), Cendra Hardi Nurba (Aktivis Pemuda), Jayandra (Duta Genre Nasional), Sinju Syam (Penulis).
Pada kesempatan tersebut, Hamdanus mengajak peserta untuk menjadi generasi bersungguh – sungguh mempersiapkan diri untuk masa depan yang baik. Terlebih dalam era industri 4.0 dimana penguasaan teknologi dan informasi memegang peran penting dan membutuhkan SDM yang kompeten.
“Mempersiapkan diri menghadapi masa depan di era 4.0 ini harus sungguh – sungguh. Generadi hari ini harus menjadi SDM berkompetensi yang menguasai informasi dan teknologi,” kata Hamdanus.
Menurut Hamdanus, generasi muda merupakan agen perubahan yang akan membuat terobosan baru dalam melanjutkan pembangunan dan kepemimpinan bangsa.
“Pemuda adalah agen perubahan. Di tangan pemuda akan lahir sebuah terobosan untuk percepatan pembangunan dan melanjutkan kepemimpinan,” imbuhnya.
Semnetara itu, Ketua Umum IMPPLISBA Apriwanto, S. Hum mengatakan, kegiatan talkshow ini guna memotivasi generasi muda, khususnya generasi muda Linggo Saribanganti. Sebab, pemuda tidak hanya bertanggung jawab kepada dirinya, tetapi harus bertanggung jawab dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
“Kami berharap agar pemuda Linggo Saribaganti menyiapkan diri menghadapi era industri 4.0. Pemuda tidak hanya punya tanggung jawab terhadap pribadinya, tetapi juga kepada perubahan masyarakat. Karena itu tidak boleh baperan, tetapi harus baper, bawa perubahhan” kata Apriwanto.
Salah satu pemateri, Cendra Hardi , mengapresiasi panitia yang bisa menghadir peserta 200-an orang dari kalangan pemuda dan remaja.
“Kita patut apresiasi panitia yang sukses mengangkatkan acara. Kegiatan seperti ini menjadi kewajiban kita bersama mensukseskan, untuk terus menyiapkan generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman. Seumpama orang yang mau berperang, maka ia harus bersiap dengan baik. Orang yang tidak bersiap diri sebelum ke medan tempur, sama saja menjemput mati di medan laga”, ungkap mantan aktivis pemuda tersebut. (Zal)






