Hindari Macet Akibat Pasar Tumpah, Ini Jalur Alternatif Padang-Painan
  • Home
  • Berita
  • Hindari Macet Akibat Pasar Tumpah, Ini Jalur Alternatif Padang-Painan

Hindari Macet Akibat Pasar Tumpah, Ini Jalur Alternatif Padang-Painan

Arus lalulintas di depan Pasar Tarusan tersendat karena hari pasar. Antrian kendaraan mencapai 1 kilometer dari arah Padang menuju Painan. (febry)
Arus lalulintas di depan Pasar Tarusan tersendat karena hari pasar. Antrian kendaraan mencapai 1 kilometer dari arah Padang menuju Painan. (febry)

PAINAN – H+3 Lebaran, Selasa (27/6) lalulintas di jalan lintas nasional Padang – Painan terpantau padat. Arus lalulintas sempat tersendat di kawasan Pasar Tarusan dipicu pasar tumpah bertepatan dengan hari pasar.

Antrian kendaraan akibat hari pasar tersebut terjadi hingga sekitar 1 kilometer dari arah Kota Padang, hingga di depan Mapolsek Koto XI Tarusan. Untuk mengantisipasi penumpukan, polisi lalulintas yang berjaga di jalur tersebut mengalihkan kendaraan yang datang dari arah Painan ke jalan alternatif.

Jalur alternatif yang digunakan untuk dilewati kendaraan yang datang dari Painan menuju Kota Padang adalah dari simpang Jalan Tanjung Indah sebelum Pasar Tarusan keluar di samping kantor Telkom.

Arus lalulintas diarahkan belok kiri dari simpang Tanjung kemudian belok kanan di Jalan Seroja kemudian lurus hingga ke Jalan Timah Timah. Kendaraan akan keluar di simpang MTsN Tarusan di samping kantor Telkom dan berbelok kiri menuju Kota Padang.

Jalur Alternatif ini juga bisa digunakan oleh kendaraan dari arah Kota Padag yang akan menuju Kawasan Wisata Mandeh. Masuk dari Jalan Timah Timah menuju Jalan Seroja dan belok kanan menuju Jorong Teluk Raya hingga belok kiri ke arah Simpang Anau. Namun bagi pengendara yang akan menuju Painan, sebaiknya tetap menggunakan jalur utama yaitu Jalan Muhammad Zein.

Adi, masyarakat Tarusan menuturkan, arus lalulintas tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Tersendatnya arus lalulintas lebih disebabkan karena bertepatan dengan hari pasar.

“Antrian kendaraan memang sekitar satu kilometer namun tahun ini tidak lebih ramai dari tahun lalu. Kemacetan ini hanya disebabkan aktifitas pasar karena hari pasar di Pasar Tarusan,” tuturnya.

Roni, salah seorang pengguna jalan mengungkapkan, tahun ini tidak begitu ramai. Perantau Pesisir Selatan yang berdomisili di Pekanbaru, Riau ini mengaku mudik lebaran setiap tahun.

“Saya setiap tahun selalu mudik lebaran, jadi saya melihat tahun ini tidak seramai tahun lalu,” ujarnya.

Sebab, tambah Roni, meskipun arus lalulintas tersendat namun masih tetap bergerak. Tahun sebelumnya arus lalulitas sampai tak bergerak karena macet.

Pengguna jalan yang melintas di jalan Padang – Painan, selain adalah para perantau yang mudik lebaran baik ke Pesisir Selatan maupun terus ke Bengkulu dan Jambi, sebagiannya adalah wisatawan yang ingin menikmati hari libur lebaran di sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Pesisir Selatan seperti Kawasan Wisata Mandeh dan Pantai Carocok Painan. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply