Hilang Kontrol, Pelajar di Tuapeijat Tabrak Dinding Rumah Warga
  • Home
  • Berita
  • Hilang Kontrol, Pelajar di Tuapeijat Tabrak Dinding Rumah Warga

Hilang Kontrol, Pelajar di Tuapeijat Tabrak Dinding Rumah Warga

Dinding rumah warga di Tuapeijat yang ditabrak seorang remaja pengendara motor hongga jebol. (ers)

TUAPEIJAT – Seorang pelajar SMP di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Alib Mustafa (14), mengalami luka parah setelah motor yang dikendarainya menabrak dinding rumah warga. Kejadian itu terjadi di Tuapeijat Km. 5 Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (20/10).

Kejadian bermula saat salah seorang PNS di Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai bernama Saut M. Parhusip mengendarai sepeda motornya dengan jenis Vario nomor polisi BA 3120 U. Parhusip datang dari arah Tuapejat Kilometer 6. Sesampai di kilometer 5, Saut mengarahkan sepeda motornya ke sebelah kanan menuju rumah salah seorang warga. Dalam waktu yang bersamaan, tiba-tiba ada kendaraan yang dikendarai Alib dengan merek Vega-R nomor polisi BA 4729 BG, melaju dengan kecepatan tinggi.

Benturan kedua kendaraan tak terelakkan. Kendaraan Vega-R yang dikendarai Alib Mustafa terpental menghantam dinding rumah. Saat ini, kedua kendaraan sudah diamankan di Mapolres Mentawai.

“Untuk sementara, barang bukti sudah kita amankan di Mapolres dan kedua orang pengendara sudah kami bawa ke rumah sakit. Kejadian ini akan ditangani lebih lanjut,” ujar Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Mentawai, Iptu Dedy Arma kepada padangmedia.com.

Sementara itu, pemilik rumah, Samsir Siahaan (45) menyebutkan, pada saat kejadian, dirinya berada persis di dekat dinding rumah yang jebol akibat ditabrak kendaraan tersebut. Ia juga melihat kendaraan yang melaju dengan kencang datang dari arah atas, sepertinya lepas kontrol karena terlalu kencang sehingga tidak melihat kalau di depan ada motor yang mau belok ke kanan pada saat bersamaan.

Samsir mengatakan, korban sebenarnya sudah berusaha menghindar. Tetapi, karena kecepatan tinggi, maka motor Vega-R terpental ke arah kanan hingga mengenai dinding rumahnya.

Benturan motor ke dinding rumahnya sangat kencang bahkan sampai membuat dinding rumah yang berbahan GRC tersebut jebol sepanjang 1,5 meter. Beruntung pemilik rumah tidak mengalami luka.

“Kalau dihitung kerusakan dinding tentu kerugian ada sekitar Rp3 jutaan. Tapi, saya masih beruntung hanya dinding rumah saja. Padahal, anak dan ibu saya berada di dekat kejadian. Syukurlah kami semua selamat,” ungkapnya. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply