
PEKANBARU – Kehadiran Bupati Agam Indra Catri Datuak Malako Nan Putiah di Pekanbaru mendapat sambutan hangat dari perantau Minang yang ada di Riau, Rabu (26/2/2020) malam. Kedatangan Indra Catri disambut dengan prosesi penyambutan luar biasa, menampilkan tari gelombang dan tambua tansa.
Orang nomor satu di Agam tersebut berada di Pekanbaru dalam rangka menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke 50 Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Agam juga ikut meramaikan perayaan ulang tahun emas IKMR tersebut dengan membuka stand pameran dan menghadirkan grup kesenian.
Indra Catri mengapresiasi kekompakan perantau Minang yang adai di Provinsi Riau. Dia menilai, tema “Biduak Lalu Kiambang Batauik” yang diangkat dalam HUT kali ini memberikan filosofi yang mendalam.
“Ini menggambarkan, meskipun ada silang pendapat namun pada akhirnya, perantau akan kembali menyatukan sebagai sebuah keluarga besar,” kata Indra Catri.
Dia berharap, perantau Minang di Riau juga dimanapun berada agar selalu membangun dan menjaga kekompakan. Perantau Minang hendaknya selalu mempertahankan adat, tradisi dan budaya Minang meskipun berada di lingkungan rantau dengan adat dan budaya yang berbeda.
Sekretaris Jenderal IKMR, Marjoni Hendri mengatakan, penyambutan untuk Bupati Agam Indra Catri adalah sebagai bentuk penghormatan. Karena Indra Catri selalu bersedia hadir dan memberikan support dalam setiap kegiatan IKMR.
“Tak heran kalau perantau Minang di Riau sangat dekat dengan Indra Catri. Meskipun seorang bupati, namun beliau tidak sungkan untuk berbaur dengan masyarakat,” ujar Marjoni. (*/fdc)






