
PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melantik Ir. Syafrizal (jejeng) Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Hortikultural (eleson III.a) menjadi Kepala Biro Administrasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat (eselon II.b) di aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (3/1).
Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, kebijakan Pemprov Sumbar tidak boleh lama-lama pimpinan OPD kosong. Karena, diketahui selama ini pejabat tidak defenitif selalu berdampak kurang bagus. Kepemimpinan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) tidak efektif karena sama-sama eselon III.
“Kenyataan ini tidak bisa dipungkiri secara pisikologis dan tidak bisa membuat gebrakan yang baik. Plt lebih cenderung bersifat menjaga rutinitas serta merasa tidak memiliki keyakinan kuat dalam memobilitas kinerja OPD.
Akhirnya bagaimana kita tidak bisa memaksakan tanggung jawab karena Plt hanya bersifat sesaat,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan, saat ini biro aset penyerapan keuangan belum maksimal. Baru sekitar 90 persen, sehingga kurang daya serap.
Ia juga mengingatkan bahwa Biro Administrasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah memiliki peran dan fungsi penting dalam pelaksanaan pengadaan proyek strategis agar segera dilaksanakan proses pengaadaan dan pengelolan lelang kegiatan. Pemprov Sumbar, katanya, mesti memulai proyek tender. Perlu gerak cepat dalam berbagai proyek strategis dalam meningkatkan daya serap kegiatan serta percepatan pembangunan daerah.
Biro Aset merupakan salah satu yang diintai aparat hukum karena tanggung jawab dan dampak pelaksanaan kegiatannya dalam berkaitan dalam pengawasan anti korupsi. Oleh karena itu, kepada pejabat baru diharapkan dapat bekerja sesuai dengan aturan, jangan sampai salah pemahaman. “Dalam lelang proyek tidak boleh titip-menitip karena ini bisa jadi masalah, terhadap hasil kerja,” kata Irwan mengingatkan. (rin/*)






