Gubernur Optimis Inflasi di Sumbar Selama Ramadhan Terkendali
  • Home
  • Berita
  • Gubernur Optimis Inflasi di Sumbar Selama Ramadhan Terkendali

Gubernur Optimis Inflasi di Sumbar Selama Ramadhan Terkendali

PADANG – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno optimis inflasi di Sumatra Barat selama periode puasa hingga lebaran 1439 H bisa terkendali.

Menurut Irwan, sebenarnya persoalan inflasi ini disebabkan antara supply and demand dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan dipasar. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar.

Irwan mengatakan, persoalan ramadhan dan lebaran bagi orang Sumatera Barat, naiknya harga tiket garuda sebagai standar bagi penerbangan lainnya, pada dalam jarak tempuh yang sama 1,5 jam murah, kenapa mahal di Padang karena permintaan tinggi dan pesawat sedikit.

Menyikapi hal tersebut, Irwan mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menurunkan tarif batas atas khusus rute Padang-Jakarta, pulang-pergi. Langkah ini diambil karena berkaca pada Lebaran 2017 lalu, tarif tiket pesawat menjadi komponen paling wahid sebagai penyebab inflasi.

“Saya sudah bicara dan menyurati Menteri Perhubungan dan agar untuk Sumbar menetapkan harga Jakarta-Padang harga rate tertinggi akan diturunkan. Misalnya dulu 2,5 juta sekarang 1,5 juta (tarif teratas), karena soal tiket pesawat berdasarkan aturan maka ini jelas membantu, dimana penerbangan lain juga akan mengikuti garuda,” kata Irwan, Rabu (16/5).

Irwan Prayitno juga menjelaskan, Pemprov Sumbar menggandeng Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan strategis seperti beras, gula, tepung terigu, minyak goreng, dan daging mencukupi.

“Mudah-mudahan untuk masuk ramadan dan lebaran sudah terkendali (inflasi). Gula, tepung, beras, cukup. Hanya dipantau kalau dalam pergerakan ada sesuatu yang melonjak, kami lakukan pasar murah, operasi pasar,” ujarnya.

Diketahui, sejak awal 2018, tingkat inflasi di Sumbar memang tercatat di level rendah. Terakhir, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar merilis tingkat inflasi Kota Padang selama April 2018 sebesar 0,01 persen, sedangkan Kota Bukittinggi mengalami inflasi sebesar 0,12 persen. (peb)

Berita Terkait

Leave a Reply