
PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengajak petani di Sumbar untuk ikut melek teknologi dan mau menjalankan saran serta ilmu yang diberikan oleh penyuluh pertanian.
“Petani kita sulit menerima ilmu dari penyuluh dan cenderung berfikir tradisional., sementara teknologi sekarang sudah canggih. Jadi bisa mempermudah dan mempercepat produksi maupun panen. Lihat petani-petani di Amerika, mereka semua kaya-kaya. masing-masing petani mempunyai satu mesin,” kata Irwan di Pangeran Beach Hotel Padang, Senin (14/5).
Menurutnya, petani harus bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen.
Irwan mengatakan, peran penyuluh sangat penting bagi kemajuan swasembada pangan. Dijelaskannya, Penyuluh pertanian harus bisa meningkatkan hasil panen petani melalui ilmu-ilmu tentang pertanian, penjelasan tentang kegunaan teknologi pertanian, dan buletin tentang pertanian.
“Peran penyuluh ini sangat vital, penyuluh harus bisa meningkatkan hasil panen petani. Misal, biasanya petani panen 8,5 ton, maka kedepannya harus bertambah jangan malah berkurang,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, petani khususnya di Sumbar memang relatif sulit menerima hal-hal baru dalam mengolah lahannya. Mereka hanya mau meniru jika telah ada contoh yang berhasil.
“Kendala seperti itu harus diatasi oleh penyuluh agar petani di Sumbar bisa lebih maju dalam berpikir dan mau memanfaatkan teknologi,” imbuhnya.
Saat ini Sumbar telah menjalin kerja sama dengan Kepulauan Riau untuk membantu memasok komoditas beras bagi kebutuhan warga Kota Batam.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumbar, Candra menyebutkan saat ini terdapat 840 orang penyuluh PNS dan 149 orang penyuluh Tenaga Honor Lepas (THL) di Sumbar. Dimana setiap 1 orang penyuluh harus membina 15 orang petani. (peb)






