
PADANG – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 di Sumatera Barat berlangsung di empat kota yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Padangpanjang dan Kota Sawahlunto. Secara nasional, tahun ini pilkada serentak berlangsung di 171 daerah.
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Afrizal mengajak masyarakat untuk cerdas memilih pemimpin. Jangan sampai terpengaruh dengan politik uang karena itu akan mencederai integritas penggunaan hak konstitusi warga negara.
“Kami mengajak masyarakat di empat kota tersebut untuk cerdas dalam menentukan pilihan tanpa terpengaruh politik uang karena akan mencederai integritas penggunaan hak konstitusional,” kata Afrizal, Selasa (26/6).
Dia mengingatkan, memilih dengan cara jujur tanpa pengaruh politik uang akan melahirkan pemimpin yang berkualitas. Politik uang juga merupakan pelanggaran terhadap aturan perundang-undangan.
Dia mengajak seluruh masyarakat yang berhak memilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Partisipasi masyarakat dalam pemilihan menjadi penentu masa depan daerah dalam memilih pemimpin yang berkualitas.
Dia meminta jajaran pengawas pemilihan umum (Bawaslu) untuk melakukan pengawasan lebih baik lagi dalam pelaksanaan pilkada di empat daerah tersebut. Apabila ditemukan tindak kecurangan atau pelanggaran harus ditindak dengan tegas tanpa pandang bulu.
Dia berharap pilkada tidak lagi diwarnai kecurangan dan permasalahan. Dia juga berharap, kepala daerah terpilih nantinya di empat kota tersebut adalah pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakat.
Senada itu, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat Endarmy menegaskan, Panwaslu memiliki peran penting dalam kelancaran jalannya pemilihan kepala daerah. Peningkatan pengawasan akan menciptakan suasana pemilihan yang aman dan tenteram sehingga terwujud pemilihan yang berintegritas.
“Untuk itu Panwaslu harus memaksimalkan kinerja dalam rangka menciptakan pemilu berintegritas,” tegasnya.
Pilkada di Kota Padang diikuti oleh dua pasangan calon, sedangkan di Kota Pariaman diikuti oleh tiga pasangan calon. Kemudian di Kota Padangpanjang akan diikuti oleh empat pasangan calon dan di Kota Sawahlunto diikuti oleh tiga pasangan calon.
Proses atau tahapan di tingkat KPU saat ini sudah berlangsung pendistribusian logistik. Seperti di KPU Kota Padang, distribusi logistik sudah sampai di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan mulai bergerak ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). (fdc)






