
PADANG – Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BPMD) Sumatera Barat menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis. Bantuan dimaksudkan sebagai dukungan dalam penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Sumatera Barat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumatera Barat selaku Ketua BPMD Sumbar, Wahyu Purnama A mengungkapkan, penanganan pandemi Covid-19 memerlukan sinergi seluruh pihak. Tidak saja pemerintah, tetapi juga seluruh unsur, tidak terkecuali kalangan perbankan.
“Sejalan dengan itu, BMPD Sumbar turut mendukung upaya penanganan wabah Covid-19 di Sumbar melalui Program Sosial BMPD Sumbar,” kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2020).
Wahyu menerangkan, bantuan kepada tenaga medis di berbagai Rumah Sakit di Sumatera Barat menjadi prioritas BPMD.
Merealisasikan program sosial tersebut, BMPD melakukan penyerahan bantuan kepada beberapa Rumah Sakit Umum (RSU) di Sumbar. Penyerahan bantuan yang dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kamis (30/4/2020).
Wahyu mengatakan, BMPD beranggotakan Bank Indonesia dan perbankan Sumbar, sangat peduli mendukung mengatasi Corona. Untuk itu, BPMD telah memetakan kebutuhan rumah sakit dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan
Diantara rumah sakit yang menerima bantuan hari ini adalah RSUP M Djamil, RSUD Rasyidin, RS Unand, RSUD M Zein Painan, RS BKM Painan, dan RSUD Mentawai. Sebelumnya juga telah diserahkan bantuan serupa kepada RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi dan RSUD Adnan WD Payakumbuh.
“Bantuan yang diberikan terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) dan masker. Total bantuan yang telah disalurkan BMPD yaitu 565 set APD dan 150 box masker ke 8 RS dengan nilai Rp162 juta,” lanjut Wahyu.
Dia menegaskan, BMPD Sumbar akan konsisten mendukung segala upaya mengatasi virus Corona ini.
Direktur SPU RSUP M DJamil Padang dr. Dovi Janas menyambut baik bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan sudah tepat dan sesuai harapan tenaga medis.
“Bantuan dari berbagai pihak, termasuk BMPD Sumbar, saat ini sudah tepat sesuai harapan para tenaga medis yang bertugas menangani pasien penderita Corona,” ujarnya.*
Febry






