PADANG – Suksesi kepemimpinan Hasan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sumatera Barat periode 2017 – 2020 diikuti dua kandidat. Dua kandidat ini akan memperebutkan posisi yang segera akan ditinggalkan Zigo Rolanda tersebut.
Dua kandidat calon ketua umum tersebut adalah Fadhli Amran yang mendapat nomor urut 1 dan Muhammad Iqra Chisa Putra di nomor urut 2. Prosesi pemilihan diawali dengan debat kandidat yang berlangsung do auditorium gubernuran Sumatera Barat, Minggu (24/9).
Debat yang dimoderatori oleh Akademisi Robi Huda Putra itu menghadirkan tiga orang panelis yaitu Werry Darta Taifur, Musfi Yendra dan Buchari Bachter.
Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat periode 2014-2017 Zigo Rolanda menyebutkan, periodisasi kepemimpinan HIPMI selama tiga tahun masa jabatan adalah amanah dari AD/ART organisasi.
“Pemilihan ketua umun sekali tiga tahun merupakan agenda wajib HIPMI sesuai AD/ART organisasi,” katanya memberikan sambutan pembuka debat kandidat Caketum HIPMI Sumatera Barat tersebut.
Zigo berharap, pemilihan dapat berlangsung dengan lancar dan aman. Para kandidat dan seluruh anggota harus menyadari bahwa prosesi pemilihan ketua umum adalah dalam rangka menguatkan organisasi, bukan untuk memecah belah dan melemahkan.
“Pemilihan bukan untuk melemahkan, tetapi adalah dalam rangka menguatkan organisasi. Ini harus sama-sama disadari, baik oleh masing-masing kandidat maupun oleh seluruh anggota,” ingatnya.
Dia juga berharap, kedua kandidat memiliki komitmen yang sama untuk kemajuan HIPMI ke depan. Pemilihan harus mengutamakan rasa persatuan dan persaudaraan.
Debat kandidat calon ketua umum HIPMI Sumatera Barat tersebut diawali dengan penandatanganan pakta integritas oleh ke dua kandidat, dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut. Debat dihadiri oleh 18 Badan Pengurus Cabang HIPMI se Sumatera Barat dari kabupaten dan kota. Satu BPC yaitu Kepulauan Mentawai absen dalam pemilihan karena kepengurusan tingkat BPC di daerah itu belum terbentuk. (feb)






