
MENTAWAI – Pencarian hari kedua terhadap KM Harapan Bersama dengan tujuh Anak Buah Kapal (ABK) yang dilaporkan hilang kontak sejak Selasa (8/5) lalu, belum memberikan hasil. Hari ini, Kamis (10/5) sudah memasuki hari ketiga pencarian yang melibatkan tim gabungan dari SAR, TNI, Polri, BPBD, Tagana, Navigasi, RAPI, serta dibantu Syahbandar dan BMKG Maritim.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Kepulauan Mentawai, Akmal, pencarian dengan melibatkan dua kapal milik pemerintah dibantu masyarakat sekitar. Tim telah menyisiri lokasi kemungkinan hilangnya kapal di perairan seluas sekitar 777 kilometer.
Akmal berharap pencarian hari ini, Kamis (10/5) bisa membuahkan hasil atau memberi petunjuk. “Semoga semua ABK ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.
KM Harapan Bersama dilaporkan hilang sejak Selasa (8/5) oleh pemilik kapal. Kapal dengan tujuh ABK tersebut mengangkut kopra dan manau dari Pelabuhan Maileppet, Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Senin (7/5) sekitar pukul 9 pagi. Seharusnya kapal sudah bersandar di Pelabuhan Muaro Padang pada malam harinya. Namun, hingga waktu yang ditunggu-tunggu kapal tidak juga datang sehingga pemilik melaporkan hilang kontak tersebut pada Selasa paginya. (ers)






