
PADANG – Warga Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara dimotori lurah, tokoh masyarakat dan anggota TNI Kompi A Batalyon 133 Yudha Sakti Padang bahu membahu membersihkan lingkungan yang ditumbuhi semak dan membenahi drainase tersumbat penyebab banjir. Kegiatan bersih-bersih ini dipusatkan di sekitar kantor lurah setempat, Komplek Bukit Berlindo, Sabtu (23/7).
Menurut tokoh masyarakat setempat yang juga anggota DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra, kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi sekaligus kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan. Warga mulai antusias membersihkan lingkungan termasuk membenahi saluran-saluran air, karena selama ini kerap kebanjiran.
“Ini bentuk partisipasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Terlebih di kawasan Gunung Pangilun ini kerap terjadi banjir, maka ini perlu kepedulian bersama untuk mengatasi,” kata anggota legislatif dari Golkar ini disela kegiatan tersebut.
Lebih lanjut ia mengatakan, pengentasan masalah banjir termasuk aspirasi warga yang ada di daerah pemilihannya, Padang Utara, Nanggalo dan Padang Barat. Aspirasi warga itu selalu ia bawa ke DPRD untuk diperjuangkan.
“Alhamdulillah, tahun ini tengah dibahas untuk pembenahan drainase untuk upaya pengentasan banjir di Nanggalo dan Padang Utara,” sebutnya.
Semenrara itu, Lurah Gunung Pangilun Andi Amir mengatakan, turun tangannya tokoh masyarakat dan anggota TNI untuk pembenahan lingkungan lebih memotivasi warga untuk berpartisipasi. Sehingga dalam upaya-upaya mengatasi banjir di lingkungan dan kantor lurah yang sering terendam saat hujan akan cepat teratasi.
“Masyarakat Kelurahan Gunung Pangilun semakin bersemangat berpartisipasi mengatasi permasalahan lingkungan dan masalah banjir,” katanya.
Sedangkan Komandan Kompi A Lapai Kapten Inf. Zulpadri yang turut mengrahkan anggotanya mengatakan partisipasi ini sebagai karya bakti yang sudah menjadi program TNI.
“Ini sebagai bentuk karya bakti TNI yang merupakan program dari pusat untuk membantu rakyat di berbagai bidang,” tukasnya.(der)






